Wagub NTB Tegaskan Kunci Penanggulangan Kemiskinan Adalah Sinergi

0
78

Mataram, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan bahwa kunci dalam program penanggulangan kemiskinan bukan terletak pada jumlah dana.

“Tetapi bagaimana sinergi yang ada harus memiliki satu visi, yakni melayani masyarakat NTB,” tegas Rohmi saat memimpin Rapat Teknis Penanggulangan Kemiskinan NTB tahun 2018 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi NTB, Kamis (4/10)

Rohmi yang saat itu didampingi Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah menyampaikan arahannya terkait penanggulangan kemiskinan yang seyogyanya tidak sebatas pada program muluk, namun betul-betul bisa terealisasi serta real dapat diimplementasikan di masyarakat.

“Hal utama yang harus didorong adalah bagaimana suatu program bisa fokus di kabupaten yang mengantongi kemiskinan terbanyak di NTB, sehingga istilahnya sekali dorong tapi dengan kekuatan penuh dan apa yang diharapkan bersama terlihat secara nyata dan terukur,” terangnya

“Insyallah ini dapat dimaknai sebagai ibadah maka kita tidak akan merasa lelah,” tambah Rohmi.

Rohmi juga menyampaikan agar kedepan program-program yang ada bisa saling menutupi satu sama lain, membutuhkan kerendahan hati untuk bisa saling bantu satu sama lain dalam rangka mencapai target masing-masing, sebab melihat rencana yang ada sudah sangat luar biasa.

“Harus ada inovasi, jangan hanya hangat saat diributkan saja, untuk mendukung agar program tepat sasaran, data harus benar dan valid, sumbernya adalah basis data terpadu yang harus terus divalidasi datanya,” tandasnya

Tak hanya itu, Rohmi juga mengkampanyekan untuk menggunakan dan mensosialisasikan produk-produk lokal NTB.

Ditekankan pula oleh Wagub adanya sinergi dan kesatuan visi dari para pemegang tampu kepemimpinan dalam bekerja.

Sejalan dengan harapan Hj. Rohmi, Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah juga mengajak seluruh kepala OPD untuk terus meningkatkan sinergi antara eksekutif dan legislatif, sehingga program pengentasan kemiskinan ini akan terus berinovasi dan mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada.

Diakhir kesempatan Ridwansyah menyimpulkan kelanjutan rapat hari itu dalam beberapa poin penting yakni; soal basis data yang harus terkoordinir dengan baik, kepastian pembahasan berbagai program penanggulangan kemiskinan dalam rapat agar masuk dalam RPJMD, serta pelaksanaan rapat teknis lanjutan dengan mengundang Kabupaten/Kota dan NGO sekitar awal November, setelah RPJMD selesai.

Comments

comments