EXTRA HOT IKLAN

MATARAM, MetroNTB.com – Gubenur NTB, Dr. TGH M. Zainul Majdi yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) terpilih secara aklamsi menjadi ketua Organisasi  Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia.

MEDIUM IKLAN

TGB terpilih melalui Multaqa nasional IV Alumni Al Azhar Mesir di ballroom Islamic Center, Nusa Tenggara Barat  di Mataram, Rabu malam (18/10)

LOW HOT IKLAN

Ketua Alumni Al Azhar Mesir cabang Indonesia saat ini, Prof. Dr. Quraish Shihab menunjuk Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai ketua yang akan menggantikan dirinya.

“Jika saya dipaksa untuk terus menjadi ketua, maka saya akan menunjuk orang yang menggantikan saya,”  ujarnya seraya menunjuk Tuan Guru Bajang.

Iklan Akhir Artikel

Saat itu, Tuan Guru Bajang (TGB) terkejut atas penunjukkan langsung ini, TGB segera mengembalikannya pada Prof. Dr. Quraish Shihab.

“Saya mohon agar apa yang beliau sampaikan tadi berkenan beliau jelaskan lebih lanjut,”  ujar TGB

Penolakan halus ini mendapat tanggapan dari salah satu peserta muktamar, Ikhwanul Kiram Mashuri dan didukung oleh seluruh peserta yang secara aklamasi menunjuk Tuan Guru Bajang (TGB) untuk menerima amanah sebagai ketua OIAA Cabang Indonesia sesuai penunjukan dari Prof. Dr. Qurais Shihab.

Terpilihnya Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai ketua secara aklamasi didasarkan atas kapasitas, ketokohan, kharismatik dan prestasi  dalam membawa perubahan dan kemajuan pembangunan di NTB.

Khususnya kehidupan toleransi beragama yang sangat baik dan konsep pembangunan wisata syariahnya mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat dunia internasional.

Prof. Dr. H. Qurais Shihab sendiri memuji Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang sebagai pemimpin yang berhasil.

“Banyak perubahan dan keberhasilan yang telah dicapai selama memimpin NTB,” ungkap Profesor Ahli Tafsir Al Qur’an itu.

Dia juga mendoakan Tuan Guru Bajang (TGB), semoga akan menjadi pemimpin yang lebih luas kedepannya.

Karena desakan dari banyak pihak, akhirnya Gubernur dua prieode itu menerima amanah sebagai ketua Ikatan Alumni Al Azhar Indonesia.

Comments

comments