TGB, Rohmi Dan Luthfi Hadiri Halal Bihalal Keluarga HM Saleh Di Kampung Jawa Selong

0
112

LOMBOK TIMUR, MetroNTB.com – Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, MA didampingi Siti Rohmi Djalilah dan Syamsul Luthfi  menghadiri acara halal bihalal dan silaturrahmi bersama keluarga besarnya di kampung Jawa Kelurahan Sandubaya Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Senin (18/6)

Acara silaturrahmi dan halal bihalal yang juga diisi dengan tausyiah serta ziarah makam keluarga besar TGB Muhammad Zainul Majdi ini rutin dilakukan setiap tahun atau beberapa hari setelah lebaran Idul Fithri.

Karman Ad

“Ini merupakan kegiatan tahunan kita dari keturunan TGB yang masuk dalam silsilah H Moh Saleh. Jadi, kita semua berkumpul disini setiap tahun,” kata ketua panitia silaturrahmi Keluarga TGB, H Saiful Bachri Hasan sebelum membuka acara yang dihadiri ratusan keluarga keturunan TGB.

Pada kesempatan itu, H Saiful Bachri Hasan menuturkan pernah berkunjung ke keluarga keturunan H Muhammad Saleh di Jambe, Cirebon beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut untuk mencari dan menelusuri silsilah keturunan H Moh Syafi’i asal Cirebon, Jawa Barat yang ditangkap pada masa penjajahan Belanda. H Moch. Syafi’i merupakan anak paling bungsu dari H Moh Saleh yang kini banyak tinggal di kampung Jawa Selong, Lombok Timur.

Pemprov 300×600

Halal bihalal keluarga besar TGB Muhammad Zainul Majdi di Kampung Jawa Selong, Lombok Timur H Muhammad Syafi’i dalam perjalannya dibuang ke Surabaya dan menikah disana dengan keturunan asal Banyuwangi. Setelah itu, H. Muhammad Syafi’i sampai di Ampenan, Mataram.

H. Muhammad Saleh juga memiliki putra sulung yakni H. Nawawi yang memiliki 5 orang anak, salah satunya adalah Ummi Hj Johariyah yang kemudian menikah dengan Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NWDI, NBDI dan NW.

Salah seorang putri HM Syafi’i yakni Hj Syukriati menikah dengan TGH Yusuf Makmun.

Salah seorang putri Almagfurulahu Maulana Syeikh yakni Ummi Hajjah Sitti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid menikah dengan HM Jalaluddin dan memiliki beberapa anak diantaranya Ummi Hj Sitti Rohmi Djalilah, HM Syamsul Luthfi dan TGB H. Muhammad Zainul Majdi.

“Dari sepenggal silsilah ini sudah jelas bahwa TGB bukan hanya berasal dari NTB, tetapi juga sudah ada titisan darah Jawa, yakni Cirebon,” papar H. Saiful Bachri, seraya menambahkan Keluarga Besar TGB yang berada di Kampung Jawa Selong merupakan garis keturunan dari H. Muhammad Saleh.

Sementara itu, TGB KH. Zainul Majdi dalam tausyiah singkatnya mengharapkan seluruh keturunannya seperti bangunan yang kokoh dan  terus berdiri tegak, yang satu sama lainnya saling menguatkan, dan saling memperkokoh hingga tidak bisa digoyahkan.

“Setiap bagian dari bangunan-bangunan tersebut harus klik, harus saling menguatkan. Dan silaturrahmi seperti ini merupakan lem perekat sosial yang paling kuat dan sangat dimuliakan oleh Allah SWT,” ujarnya

Gubernur NTB dua periode itu juga menyerukan agar seluruh keluarga besarnya tetap istiqomah dan selalu mengamalkan kalimat “sakti” yang diwariskan oleh Rasulullah SAW yang akan membawa keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

“Kalimat Sakti itu adalah, lafaz “Laailaha illalloh, Muhammadurrosulullah” artinya Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu adalah utusan Allah,” kata TGB

TGB dihadapan ratusan keluarga besarnya yang hadir saat itu juga mengungkapkan rasa rindunya untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga yang ada di Cirebon, Jawa Barat.

“Saya secara pribadi juga sangat merindukan untuk berkumpul dan bersilaturrahmi seperti ini dengan keluarga yang ada di Jawa. Mudah-mudahan suatu saat nanti ada kesempatan untuk kita berkumpul bersama seperti ini,” tandasnya

Diakuinya, bersama tim pencari Fakta Silsilah keturunan TGB H Saiful Bachri Hasan pernah bertemu dengan sekitar 20 orang keluarganya di Indramayu, dan saat pertemuan itu TGB merasa terharu dan sangat merasakan ikatan kasih sayang yang begitu mendalam.

Usai Tausyiah, acara dilanjutkan dengan halal bihalal dan ziarah makam keluarga yang berada di Kampung Jawa atau belakang pendopo Bupati Lombok Timur.

Comments

comments