Sosialisasi Kebinekaan Dan Wawasan Kebangsaan Bagi Siswa KLU

0
98

Lombok Barat, MetroNTB.com – UPT Layanan Dikmen dan PK-PLK Lombok Utara menggelar kegiatan sosialisasi Kebinekaan Wawawasan Kebangsaan bersama 150 perwakilan dari SMA/SMK se Kabupaten Lombok Utara, Senin (8/10)

Acara sosialisasi tersebut, didisi oleh pemateri/narasumber dari tokoh agama dan akademisi dari Politeknik Pariwisata Lombok Lalu Muhammad Iswadi Athar, M.Pd “wawasan kebangsaan dan kebinekaan dalam kontek pariwisata”.

Kepala UPT Layanan Dikmen d PK-PLK Lombok Utara, Dr Lalu Basuki Rahman, M.Pd dalam sambutannya menyatakan bahwa siswa harus memiliki wawasan kebangsaan.

Menurutnya, wawasan kebangsaan merupakan salah satu cara pandang diri dan lingkungan bahwa semua elemen bangsa merupakan satu keutuhan sesama anak bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air Indonesia.

Dalam pemaparan materi TGH Lalu Aruman Wisri menegaskan bahwa mencintai negara bagian dari iman.

“Kita harus memiliki wawasan cara pandang yang luas dalam hasanah berbangsa. Tentunya sebagai warga Negara Republik Indoenesi kita harus mencintai Negara kita sebagai warga Negara yang baik,” tegasnya

Sementara, Akademisi Politeknik Pariwisata Lombok, Lalu Muhammad Iswadi Athar menjelaskan bahwa kebinekaan dalam konteks pariwisata adalah boleh berbeda suku bangsa namun kita punya tujuan yang sama dalam mengembangan pariwisata.

“Dari kebinekaan yang kita miliki, adat istiadat kita bisa tampilkan menjadi sebuah atraksi yang kita bisa pentaskan dan tunjukkan sebagai atraksi pariwisata,” kata Iswandi

Iswandi mengatakan, warga NTB patut berbangga memiliki serpihan surga yang indah berupa Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air), KEK Mandalika & Sirkuit, Global Hub Kayangan dan World Halal Torism Award (WHTA) berupa Destinasi Bulan Madu Sembalun dan Gunung Rinjani dan Tambora, Kota Tua Ampenan, Loang Baloq, Pasar Seni.

Pantai yang indah, lanjutnya dan Air terjun serta atraksi wisata dan kesenian seperti Rudat, Sakeco, Begansingan, belanjakan, Perisaian, Barapan Kebo, Pacoa jara dan minuman yang has seperti tuak manis, seruang, kopi,

Dalam menutup acara Kepala UPT Dikmen dan PK-PLK Lombok utara Dr Lalu Basuki Rahman mengajak siswa yang hadir untuk bangga menjadi Indonesia.

“Mari kita bangga dan menjaga Negara kita dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, tentunya dengan wawasan kebangsaan yang kita miliki sebagai bentuk kita cinta terhadap bangsa dan Negara kita,” imbuhnya

Ditambahkannya, NKRI yang berdasarkan Pancasila merupakan perjanjian luhur para pendiri Negara Republik Indonesia. Nilai-nilai Pancasila sangat sesuai dengan ajaran Agama dan kearifan Budaya Sasak.

“Seperti Nilai musyawarah dalam sila ke-4 Pancasila sesuai dengan teknik pembuatan keputusan berbasis Budaya Sasak yaitu pelagak lekong belah, genduh rase kerame, sampai begundem. Begitu juga nilai Pancasila, adil, beradab, hikmah kebijaksanaan, perwakilan. Itu semua merupakan inti sari dari nilai-nilai Agama Islam. Jadi wawasan kebangsaan senapas dengan keIslaman dan Ke-Indonesiaan serta keSasakan kita,” kata Basuki menambahkan (Mn)

Comments

comments