Sandiaga Tandatangani Deklarasi Pribumi Bersatu

0
172
Foto : Cawapres Sandiaga Uno dan Anton Suseno (Ketua Umum Pribumi Bersatu) saat Deklarasi di Melawai Jakarta Selatan Jumat, (14/09) . (Monty)
Foto : Cawapres Sandiaga Uno dan Anton Suseno (Ketua Umum Pribumi Bersatu) saat Deklarasi di Melawai Jakarta Selatan Jumat, (14/09) . (Monty)

Jakarta, MetroNTB.com – Bertekad memenangkan duet pasangan Prabowo – Sandiaga (PAS) di ajang pesta demokrasi pemilihan Presiden 2019, Pribumi Bersatu menggelar deklarasi pemenangan pasangan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Tepat pukul 18.30 Calon Wakil Presiden H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A yang Akrap di panggil Bang Sandi menandatangani deklarasi Pribumi Bersatu dibawah komando Ketua Umum Anton Suseno dan Sekertaris Jenderal Askan Naim.

Pribumi Bersatu sangat bersemangat Sambil bernyel-nyel “Pribumi Bersatu, Pribumi kaya, Pribumi Jaya, Menjadi Tuan di Negeri Sendiri. Dilanjutkan dengan nyanyian bersama ” Mari bung rebut kembali… Mari bung rebut kembali… Mari bung rebut kembali…. dengan bersorak dan bertemuk tangan semua peserta yang hadir.

‎Sesaat memasuki ruangan deklarasi yang sudah di penuhi oleh ratusan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pengusaha dan pedagang yang terhimpun dalam Pribumi Bersatu, Sandiaga yang menggunakan kemeja biru lengan pendek pun langsung melempar senyum dan melambaikan tangan ke massa Pribumi Bersatu.

Pribumi Kaya, Indonesia Jaya, ‎demikian pekik Ketua Umum Pribumi Bersatu, Anton Suseno dibarengi pekik yang sama dari ratusan hadirin di lokasi deklarasi.

Sandi yang tiba di depan ‎kursi yang telah disediakan, langsung melantunkan nyanyian ‘Mari Bung Rebut Kembali’ sambil mengepalkan tangan ke atas. Nyanyian penuh semangat ini pun spontan diikuti oleh semua hadirin.

Usai bernyanyi, Sandi ‎lantas menyampaikan pesan dari Prabowo yang isinya sangat mengapresiasi semangat massa Pribumi Bersatu yang bertekad memenangkan duet pasangan Prabowo Sandi (PAS) di ajang pesta demokrasi pemilihan Presiden 2019 mendatang.

“Saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak Haji Prabowo Subianto, bahwa ada tiga pesan yang beliau sampaikan, pertama-tama apresiasi yang luar biasa kepada Dewan Pimpinan Pusat Pribumi Bersatu‎ Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno dan harapan agar kita siap berjuang tujuh setengah bulan ke depan untuk menjemput pemerintahan baru,” kata Sandiaga, Jumat (14/9).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa, ‎saatnya Indonesia harus berjaya dalam segala bidang. ” kita sambut pemerintahan yang kuat, pemerintahan yang cerdas, pembela rakyat, menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja,” demikian Sandi dalam semangat orasinya.

‎Sementara itu, Ketua Umum Pribumi Bersatu, Anton Suseno mengatakan ‎bahwa, Pribumi Bersatu bertekad mengoptimalkan segala sarana dan prasarana yang dimiliki demi terwujudnya perjuangan bersama untuk memenangkan pemimpin yang amanah, tegas, profesional yang menjadi pilihan bersama demi NKRI yang berdaulat dan bermartabat.

Dia menjelaskan, dengan tagar #2019PrabowoPresiden sebagai simbol perjuangan, Pribumi Bersatu bertekad untuk memenangkan pertarungan politik yang akan digelar pada April 2019. Selain itu, menurutnya, Pribumi Bersatu diproyeksikan menjadi percontohan bagi masyarakat dalam menciptakan suasana pemilu yang aman dan damai.

“Pribumi Bersatu menilai bahwa pemerintahan saat ini belum mampu mensejahterakan masyarakat Indonesia. Permasalahan ekonomi bahkan menjadi sorotan utama kami,” sambung Anton.

Selain itu, jelasnya, Pribumi Bersatu melihat bahwa semua usaha yang telah dilakukan Jokowi-JK menemui jalan buntu sehingga solusi yang diambil adalah dengan cara berhutang. “Pilihan untuk terus berhutang ini yang akan membawa dampak yang negatif di masa depan, karena anak cucu kita yang nanti akan menanggungnya kelak,” tegasnya lagi.

Dia mengatakan, cara pengelolaan ekonomi yang salah dan kerap berhutang ke pihak asing tetap diteruskan, maka Indonesia akan terjebak menjadi negara miskin yang memiliki  ketergantungan kepada negara lain.

‎”Pemimpin yang ada sekarang sudah tidak bisa lagi diharapkan dan harus digantikan dengan pemimpin baru pada pemilu Presiden 2019,” tegasnya lagi.

Pasangan Prabowo – Sandi kata dia, memberikan harapan baru di tengah ekonomi yang tak kunjung membaik. “Pemimpin baru memiliki keberpihakan kepada pribumi, pribumi harus kuat demi kejayaan Indonesia yang berdaulat, ” bebernya.

Diketahui, Pemilihan Presiden 2019 bakal diikuti oleh dua paslon. Jokowi – Maruf dari kubu petahana, bersaing melawan pasangan Prabowo – Sandiaga Uno. (Monty)

Comments

comments