Sambangi Trans Media, Gubenur NTB Paparkan Potensi NTB

0
105

JAKARTA, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi berkunjung ke kantor Media Transcorp di menara Transcorp, di Jakarta, Senin (5/2)

Saat itu, Gubernur NTB dua periode tersebut disambut oleh Pimpinan Redaksi sekaligus Ceo CNN Indonesia, Titin Rosmasari, Pimred Detikcom, Iin Yumianti. Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) memaparkan sejumlah potensi yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah dan masyarakat NTB.

Mengawali paparannya, TGB menyampaikan saat ini pemerintah di bawah kepemimpinannyan memiliki dua fokus program pembangunan, yaitu pertanian dan pariwisata.

“Di bidang pertanian, NTB saat ini menjadi salah satu daerah penyandang pangan nasional. Karena produksi padi, jagung dan rumput laut, termasuk sapi mengalami surplus,” ujarnya

Untuk pariwisata, sesuai dengan cita cita presiden RI, Joko Widodo, NTB sedang membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, sebagai salah satu destinasi Bali baru yang ditetapkan pemerintah pusat.

TGB menjelaskan, kawan tersebut akan membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk dapat menyerap sekitar 50 ribu tenaga kerja dari putra daerah.

“Kawasan ini menjadi salah satu bagian yang dapat menunjang brand wisata yang dikembangkan oleh NTB saat itu, yaitu Muslim friendly tourism,” terangnya

Sejak diluncurkan branding tersebut papar TGB, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari timur tengah mengalami peningkatan yang signifikan.

Selain itu, segmen wisata halal tersebut menjadi pelengkap wisata konvensional yang ada. Bahkan, para pengusaha di bidang pariwisata merasa memiliki banyak keuntungan sejak brand itu dikembangkan.

“Banyak yang meragukan kalau kehadiran segmen wisata halal ini akan mematikan wisata konvensional. Sekarang malah banyak yang bersyukur, karena membawa keuntungan,” tuturnya

Untuk menjamin keberlanjutan pariwisata tersebut, TGB menginisiasi program desa wisata atau lebih tepatnya wisata desa.

Dimana, pemerintah daerah mengajak para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk menikmati keindahan-keindahan alam di desa, termasuk budayanya.

Begitu juga dengan, Geopark Rinjani yang saat ini sedang diusulkan untuk menjadi kawasan wisata warisan dunia atau UNESCO Global Geopark.

“Ini semata mata untuk keberlanjutan pariwisata di NTB,” cetusnya

Terkait, dampak negatif yang timbul seiring berkembangnya pariwisata, TGB menjelaskan nilai-nilai budaya, kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat harus tetap dijunjung tinggi. Karena, periwisata harus melihat dan menimbang dampak positifnya.

“Kalau ada anak-muda yang terdampak oleh berkembangnya pariwisata, maka tugas kitalah untuk mengawalnya,” pungkasnya

Comments

comments