Pusuk Jadi Sasaran Pertama Safari Ramadhan Pemkab Lobar

0
133

LOMBOK BARAT, MetroNTB.com – Masjid Nurul Jannah di Dusun Pusuk Desa Pusuk Lestari menjadi sasaran pertama Tim Safari Ramadhan 1439 H Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Senin malam kemarin (21/05).

Masjid yang berada di perbatasan langsung dengan Kabupaten Lombok Utara (KLU) itu masih belum rampung dan dalam kondisi memprihatinkan.

Terutama dengan kondisi letaknya yang berada di lembah dan dengan kemiringan yang cukup riskan, bagi jama’ah cukup menyulitkan untuk sampai di area masjid.

Camat Batu Layar Suparlan mengakui dipilihnya masjid ini karena sedang dalam proses dibangun.

“Desa ini dipilih juga karena merupakan desa perbatasan. Kita akan pertahankan bagaimanapun caranya,” tegas Suparlan menanggapi isu yang masih saja beredar tentang batas wilayah dengan KLU.

Suparlan lalu menjabarkan bagaimana upaya pemerintah mempercepat pembangunan di wilayah tersebut, utamanya yang langsung bersentuhan dengan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap lebih banyak lagi dibangunkan pasar kuliner di Pusuk ini khususnya, dan Kecamatan Batu Layar pada umumnya,” pungkas Suparlan.

Ia tidak menampik perkembangan pembangunan pusat kuliner dan warung-warung milik sudah bisa menghidupi ekonomi masyarakat sehingga merubah mata pencaharian, dari petani jadi pedagang atau jasa lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lobar Drs. H. Lalu Saswadi, MM menegaskan apa yang diutarakan Camat Batulayar.

Bagi Saswadi, selain untuk bersilaturrahmi, maka fungsi Safari Ramadhan adalah juga menjelaskan tentang apa yang sudah, sedang, dan akan dibangun oleh Pemkab Lobar.
Saswadi juga menyentil tentang Pilkada yang sudah semakin dekat pelaksanaannya.

“Silahkan pilih calon mana saja, sama bagusnya. Jangan bertengkar. Kita semua bersaudara,” himbaunya dengan menggunakan bahasa daerah.

Saswadi juga menyinggung aspek keamanan nasional terkait dengan teror bom di Surabaya beberapa waktu lalu. Ia berharap agar kejadian itu jangan sampai terjadi di Lobar.

“Kalau ada oknum-oknum yang mencurigakan, tolong supaya segera dilaporkan kepada Kadus, Kades, Camat supaya segera ditangani. Jangan main hakim sendiri,” pungkasnya.

Dalam Safari Ramadhan pertama ini, Saswadi didampingi oleh beberapa Kepala SKPD dan Direktur Utama PDAM Giri Menang, H. Ahmad Zaini.

Hadir juga dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapolres Lobar AKBP Hery Wahyudi serta Kepala Kantor Kemenag Lobar, H. Jaelani Ibrahim yang sempat memberikan tausiyahnya.

Di samping menjabarkan tentang keistimewaan Ramadhan dan Al-Qur’an, Kakanmenag Lobar ini juga mengingatkan tentang Calon Jama’ah Haji dari unsur cadangan dan lanjut usia.

Bagi mereka, Jaelani meminta untuk segera melunasi ONH.

“Jangan sampai telat,  karena kalau telat tidak bisa dibuka lagi karena sistemnya Sekarang menggunakan online, yaitu Siskohat,” pungkas.

Safari pun diakhiri dengan pemberian sejumlah bantuan yang berasal dari beberapa SKPD seperti Dinas Sosial Lobar berupa Pasket Sembako, rak dan buku dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, sedangkan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan menyumbang 1 unit peralatan pertanian dan  satu paket bibit sayur.

Sumbangan juga disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lobar berupa sumbangan kepada 5 Masjid dan 5 Mushalla di Kecamatan Batulayar.

Untuk masjid masing-masing dapat Rp 5 juta, sedangkan mushola dapat masing-masing Rp 2,5 juta.

Comments

comments