Pelindo IV Terbitkan Obligasi, Targetkan Himpun Dana 3 Triliun

0
75
Foto : Dok KSF

JAKARTA, MetroNTB.com – Perusahaan BUMN PT Pelindo IV bergerak cepat. Hanya sebulan sejak dikunjungi mendadak oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko 24 April 2018 lalu, perusahaan tersebut hari ini menerbitkan obligasi untuk menghimpun dana dengan target sekitar Rp 3 triliun.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengatakan, aksi korporasi tersebut dilakukan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur di Makassar New Port (MNP), serta pengembangan fasilitas pelabuhan di Terminal Petikemas Bitung, Kendari New Port, dan Pelabuhan Pantoloan.

Karman Ad

Selain itu, penawaran obligasi juga akan digunakan untuk refinancing pokok pinjaman dari Bank Mandiri dan Bank BRI.

“Perseroan kami adalah salah satu operator pelabuhan terbesar di Indonesia. Kami memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan para kompetitor, baik dalam aspek bisnis, operasional, SDM, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima MetroNTB.com, Sabtu (25/5)

Menurutnya, dengan potensi yang ada di Indonesia timur di mana wilayah-wilayah terdiri dari pulau-pulau yang dihubungkan oleh pelabuhan.

Pemprov 300×600

“PT Pelindo IV optimis bahwa penawaran obligasi ini akan mendapatkan respons yang positif dari investor,” ujar Doso

Dikatannya, saat didatangi Moeldoko sebulan lalu, mantan Panglima TNI tersebut mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh jajaran PT Pelindo IV. Selain dapat menghemat anggaran, inovasi yang dilakukan juga dapat mempercepat proses pembangunan pelabuhan Makassar New Port.

“Apabila biayanya dapat dihemat dan proses pengerjaannya dapat dipercepat, hal ini tentu akan membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat, sehingga mempercepat proses pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi Selatan khususnya, dan Pulau Sulawesi dan Indonesia bagian timur pada umumnya,” kata Moeldoko saat itu

Terkait obligasi yang dikeluarkan perseroan, Doso menjelaskan, perusahaannya menerbitkan tiga seri yakni obligasi Seri A dengan tenor 5 tahun, Seri B dengan tenor 7 tahun, dan Seri C dengan tenor 10 tahun.

“Obligasi ini akan memiliki bunga tetap dan bunga dibayarkan setiap tiga bulan dengan basis 30/360,” jelasnya

Ditegaskannya, obligasi PT Pelindo IV sendiri pada tahun 2018 telah memperoleh hasil AA (Double A) berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

“Semakin tinggi peringkat yang diberikan oleh perusahaan pemeringkat efek, maka semakin rendah pula risiko investasinya,” tegasnya

Dengan hasil pemeringkatan tersebut, PT Pelindo IV termasuk kategori perusahaan yang sangat menarik bagi investor.

Kata dia, adapun wilayah operasi PT Pelindo IV sekarang ini terfokus pada Indonesia bagian timur, dengan 25 cabang yang tersebar di 11 provinsi, mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

“Rencananya, perusahaan ini juga akan mengembangkan beberapa proyek strategis antara lain pengembangan pelabuhan dan Kawasan Ekonomi Khusus di Bitung, Palu, dan Ambon, Pengembangan pelabuhan Makassar New Port, IHP Bitung, dan Pelabuhan Pantoloan; pengembangan Pelabuhan Jayapura di kawasan Jembatan Holtekamp,” tuturnya

Selain itu, tambahnya, juga akan dikembangkan pelabuhan pariwisata, bisnis pelayanan kapal, sampai dengan bisnis properti yang terkait dengan pelabuhan.

PT Pelindo IV juga akan bekerja sama dengan PT Perikanan Nusantara untuk melaksanakan kegiatan ekspor ikan melalui Pelabuhan Tual.

“Wilayah di sekitar Kepulauan Maluku ini merupakan wilayah yang sangat kaya dengan perikanan,” kata Doso menambahkan

Comments

comments