Pagelaran Seni Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa

0
224

Jakarta, MetroNTB.com– Yayasan Tunas Sejati kembali menyelenggarakan Pagelaran Seni dengan tema “Hiasi Dirimu dengan Pakaian Taqwa untuk Memelihara Rahmat dan Hidayah Allah”.

Bertempat di Ruang Merica Hotel Menara Peninsula Jl. Let.Jend. S.Parmab Kav 78-Slipi, Jakarta Barat sabtu 04 Maret 2017. Pagelaran seni ini disuguhkan untuk berbagai komponen bangsa, pelajar, mahasiswa dan masyarakat di lintas lembaga, agama dan profesi. Acara ini digelar sebagai wujud kontribusi dalam mengajak semua komponen bangsa agar dapat merenungi ajakan untuk menghiasi diri kita dengan “Pakaian Taqwa” untuk memelihara rahmat dan hidayah Allah. Acara tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siapapun yang tergetar dengan acara ini.

Pagelaran ini didukung oleh Violis handal Indonesia Henri Lamiri dan Pianis handal Indonesia Alex Luhulima, “Dewa Gitar” Ega Liong, penyanyi Kiki Ameera,Saskia Tasnim Utami, Tomi Tri Andianto, Suhasbi, Paduan Suara dan Penari ISAQ Talent. Pada Pagelaran yang ke 11 dari 12 rangkaian acara yang dilaksanakan, merupakan hasil kerja sama oleh 5 (lima) penyelenggara acara payung hukum Yayasan Riyadhatul Ihsan, 5 (lima) penyelenggara acara payung hukum Yayasan Tunas Sejati, dan 2 (dua) penyelenggara acara Institut Kajian Ilmu Al-Qur’an An-Najm.

Pada pagelaran kali ini, komposisi penampilan seni yang disuguhkan dalam pagelaran tersebut adalah 50% atas permintaan audiens sebagai bentuk apresiasi penyelenggara kepada audiense yang selama ini telah setia mengikuti rangkaian acara yang telah diselenggarakan. Pilihan berdasarkan tampilan 10 (sepuluh) acara yang telah digelar sebelumnya.

Pagelaran ini merupakan buah dari hasil karya Ibu Susilawati Susmono selaku Guru Besar Institut Kajian Ilmu Al Qur’an An Najm, Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati dan ISAQ Education Center. Seni dan musik yang ditampilkan antara lain lagu Hymne Tunas Sejati,Pancasila Sakti,Dunia Fana,Carilah Allah,Selalu, Sesal, Cinta Sejati, Syukur, Hatiku Berbunga, Puisi Nasihat Kepada Diriku, Kekasih Allah, Puisi Oh Para Jiwa-Jiwa yang Sunyi serta Dzikir Merindu.

Selain itu juga ditampilkan lagu daerah Banga “Aik Laot” dan lagu daerah Kalimantan Barat “Alo Galing serta penampilan dzikir merindu berlafadz Allah, diiringi Tarian Sufi yang dibawakan oleh 13 penari sufi turut ditampilkan dalam acara tersebut.

Tampilan seni tersebut secara substansi diulas oleh para narator yaitu Dr rer.nat. Ir.Hj.Krisnani Setyowati,selaku direktur Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati, Ir. Hj. Sandra Rina Sahelangi MBA ketua Yayasan Riyadhatul Ihsan,Bima Himawan Ramantika,ST,MM Direktur ISAQ Education Center, Hj Nuzulia Hasanah ketua Yayasan Tunas Sejati dan Hj.Yuni Budiastuti,SE MBA selaku pemred Buletin Holistik Kehidupan, Drs.Joko Susilo MA anggota Dewan Pengawas Yayasan Riyadhatul Ihsan serta Sriyani dan Zuhartina dari Buletin Holistik Kehidupan.

Pesan pesan yang diangkat dalam pagelaran seni ini adalah “Manusia pada umumnya melupakan Ikrar Tauhid dikala dirinya sudah banyak menoleh ke kiri dan kanan. Ikrar Tauhid itu lama-lama tertutup dan sulit untuk membukanya kembali. Dengan lalainya manusia maka ikrar Tauhidnya¬† yang telah mengenal Tuhan Yang Maha Esa menjadi terkubur. Ruhani yang sudah terkubur dan terbelenggu nafsu duniawi tidak akan lagi memberikan kesaksian terhadap Tuhannya.

Disaat manusia lupa mengenal dirinya,dia akan lupa mengenal Tuhannya. Rekaman sumpah ada dalam diri setiap manusia dibawah memory bawah sadarnya. Dengan membuka kembali rekaman alam bawah sadar itu, manusia dapat mengenal diri dan mengenal Tuhannya kembali agar mendapatkan hidayah dimana ia akan diberikan hiasan pakaian taqwa oleh Nya. Dengan pakaian Taqwa yang selalu dikenakan, maka rahmat dan hidayah Allah akan terus mengalir. (Yameen).

Comments

comments