NTB Butuh Program Seperti INOBEL,

0
58

NUSA TENGGARA BARAT, MetroNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.TGH. M. Zainul Majdi menyatakan, NTB membutuhkan program pembangunan seperti inovasi belajar (INOBEL) Australia yang menekankan pentingnya pelibatan dan pemberdayaan masyakat setempat.

Tokoh kharismatik yang akrab disapa TGB itu menceritakan bahwa di masa lalu, sebenarnya cukup banyak lembaga donor atau NGO yang memberikan bantuan program di sejumlah daerah di tanah air, termasuk NTB.

ADS IRZANI

“Namun, sebagian besar dari Program itu tidak berkelanjutan. Selesai proyek, selesailah kegiatannya tanpa ada tindak lanjut,” ungkap TGB saat menerima kunjungan Team Leader Program Inovasi Belajar (INOBEL) Australia untuk NTB, Prof. Dr. Fasly Jalal yang juga mantan wakil Menteri Pendidikan RI di era Pemerintahan SBY, di ruang kerja Gubernur NTB, Senin (17/4/2017)

TGB melihat tidak adanya sustainable program bantuan seperti itu, lebih disebabkan oleh tidak adanya pelibatan masyarakat setempat.

Fasly Jalal hadir didampingi seluruh Tim Project Manager untuk NTB dan Kadis Dikbud NTB, H.Suruji guna melaporkan progres Program inovasi belajar bagi para guru di seluruh Wilayah NTB  atas dukungan dari Program INovasi Indonesia-Australia.

“Saya sangat mengapresiasi dan melihat program ini beda dengan yang lain, yang sejalan dengan kebijakan daerah, dimana pelaksanaan proyek asing harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat”, ujarnya.

TGB sangat mengapresiasi pola yang dikembangkan dalam Program  INOBEL Australia, karena mengedepankan peran sebagai stimulator dan fasilitator.

Mereka tidak datang membawa ideologi baru tetapi berupaya memfasilitasi tumbuhnya berbagai inovasi dan kreasi dari guru-guru itu sendiri, mulai dari analisis masalah, penyusunan rencana dan strategi atau inovasi yang tepat.

“Jadi pelibatan dan penghargaan terhadap kreativitas setempat akan merangsang lahirnya inovasi-inovasi  baru sehingga tereflikasi secara  berkelanjutan,” terangnya.

Karena itu, TGB menyatakan selalu welcome dan menyambut baik setiap program atau kerjasama dengan negara donor yang  bisa merangsang tumbuhnya inovasi masyarakat untuk kemajuan NTB.

“Tidak hanya infrastruktur yang perlu kita bangun,  tetapi juga sumber daya manusia dan masyarakat yang mengelola pembangunan itu perlu ditingkatkan,” tegasnya.

NTB membutuhkan kegiatan seperti ini yang hasil hasilnya nanti  bisa dikembangkan dan dilaksanakn secara berkelanjutan oleh masyarakat secara mandiri.

Dijadwalkan pada 25 April 2017 mendatang Gubernur NTB akan mencanangkan Temu Inovasi Daerah bagi Guru di NTB.

Kegiatan itu dimaksudkan merangsang berbagai inovasi dan kreativitas untuk mengatasi berbagai kendala pembelajaran yang masih dihadapi.

“Setelah pencanangan Inobel, akan dilanjutkan dengan silaturrahim Gubernur dengan seluruh guru SMA/SMK dan SLB se-NTB,” tuturnya.

Pada pertemuan tersebut, Prof. Fasly Jalal melaporkan kepada Gubernur, hasil penelitiannya di seluruh kabupaten/kota se NTB menunjukkan pendidikan di NTB selangkah lebih maju dibandingkan di daerah lain, khususnya dalam menerapkan   metode perencanaan dan inovasi pembelajaran.

“Padahal program ini baru dalam tahap pengenalan”, paparnya. Hal ini akan menjadi kontribusi NTB untuk Indonesia dan dunia,” pungkasnya. (Mn)

Comments

comments