Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila, Suhaimi Ismy : Harus Dimaknai Sebagai Upaya Mengamalkan Pancasila

0
104

LOMBOK TENGAH, MetroNTB.com –
Anggota DPD RI Dapil NTB H.Lalu Suhaimi Ismy menegaskan bahwa Tanggal 1 Juni beberapa hari lalu, bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila.

“Momentum peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya untuk kian meneguhkan dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya saat bersilaturahim dan dirangkai dengan sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
bersama ratusan masyarakat di Yayasan Husnul Khatimah Lendang Are Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (5/6).

Menurutnya, Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Untuk itu, Pancasila Haruslah menjadi cara kita dalam bermasyarakat sehingga kita dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa harus melepaskan nilai luhur bangsa kita,” katanya

“Hal demikian merupakan cara kita untuk menjaga keutuhan NKRI,” sambung Mantan Kakanwil Depag NTB

Dikatakannya, di samping merupakan sebuah kewajiban bagi semua warga negara ini, khususnya umat Islam. Karena pengorbanan ummat Islam negeri ini sangatlah luar biasa dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankannya.

“Dan bentuk negara kesatuan merupakan bentuk terbaik bagi kita, karena ini kesepakatan dari para ulama-ulama yang membentuk Indonesia. Ini merupakan bentuk yang final,” terang Miq Suhaimi sapaan akrabnya

Pria asli Lombok Tengah ini pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati perbedaan.

“Mengingat perbedaan merupakan sebuah hal yang telah mendarah daging bagi bangsa Indonesia, terbukti dengan Bhinneka tunggal Ika terus dipertahankan dan diturunkan kepada anak cucu kita,” cetusnya

Oleh sebab itu, masyarakat hendaknya jangan pernah terpengaruh dengan berita yang tidak valid sumbernya atau hoak yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia

“Ini patut kita curigai pekerjaan pihak yang tidak suka dengan kerukunan dan ketentraman bangsa,” tandasnya

Ditambahkannya, terlebih dalam beberapa waktu kedepan, masyarakat NTB akan melakukan pemilihan kepala daerah serentak. Tentunya kondusifitas dan kemanan di tengah masyarakat haruslah tetap terjaga.

“Tetaplah kita menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai berbeda pilihan menyebabkan hubungan kita renggang dengan sanak saudara kita yang berbeda pilihan,” pungkasnya

Comments

comments