Moeldoko Tegaskan KSP Tidak Mengelola Politik Praktis

0
33
Foto : Kepala Staf Kepresidenan Jend (Purn) Moeldoko saat bertemu para pimpinan media online yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI - amsi.or.id) di Bina Graha, KSP, Rabu 11 Juli 2018 (MetroNTB/Dok KSP)

Jakarta, MetroNTB.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jend (Purn) Dr Moeldoko berharap, menjamurya media siber di Indonesia membawa dampak positif sebagai jembatan dan saluran komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

Demikian disampaikan Moeldoko saat bertemu para pimpinan media online yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI – amsi.or.id) di Bina Graha, KSP, Rabu (11/7)

iklan RSUD NTB

Dalam pertemuan ini, Moeldoko memaparkan berbagai kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi. Diantaranya gencarnya pembangunan infrastruktur dalam tiga tahun pertama masa pemerintahan.

“Pembangunan infrastruktur ditujukan untuk membantu daerah pinggiran, agar tidak lagi mendapatkan barang dengan harga mahal,” kata Panglima TNI 2013-2015.

Moeldoko menyatakan, kini masyarkat di perbatasan pun menyadari makna ‘negara hadir’.

Dinas Perin NTB

“Dengan dampak positif dari pembangunan infrastruktur, mereka merasa sebagai bagian dari Indonesia,” tutur mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini.

Ditegaskan, mulai 2019, pemerintah akan melakukan pergeseran dari pembangunan infrastruktur menjadi pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan SDM sangat penting untuk mewujudkan manusia unggul di percaturan global yang sangat kompetitif ini,” tegas Doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Indonesia ini.

Moeldoko juga memaparkan tugas-tugas Kantor Staf Presiden yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 26/2015. KSP berfungsi untuk mengelola isu-isu strategis, memonitor kinerja kementerian dan lembaga, serta membangun komunikasi politik.

“KSP tidak mengelola politik praktis,” tegasnya

Comments

comments