Mahfud MD : Jangan Jadikan Agama Untuk Memecah Belah

0
46
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat memberikan sambutan pada acara Sarasehan Kebangsaan Di Mataram NTB 12 Februari 2019 (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Prof Mahfud MD mengatakan informasi yang dibangun berdasarkan fakta merupakan hal yang bisa diterima dalam proses pemilu. Namun, jika sudah menjurus fitnah dan hoaks, perlu ditindak. Hal ini juga perlu dilakukan terhadap Tabloid Indonesia Barokah.

“Kalau dia membuat fitnah dan hoaks supaya ditindak, karena dulu yang Obor Rakyat juga ditindak, dibawa ke pengadilan, yang buat sudah dihukum. Yang sekarang itu harus dilakukan yang sama kepada siapa pun yang melakukan kalau negara ingin tertib,” ujar Mahfud usai menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Mataram, kemarin (12/2)

Mahfud mengimbau masyarakat untuk tidak mudah memercayai berita dan informasi yang tidak jelas pertangungjawabannya. Isu hoaks juga begitu banyak tersebar jelang pemilu di media sosial.

“Jangan percaya berita yang tidak jelas tuan-nya, tidak jelas alamatnya, terutama dari akun medsos yang tidak jelas, kalau akun saya jelas ada namanya, nah tapi ada akun yang kerjanya lempar fitnah lalu lari,” imbuhnya

Mahfud juga masyarakat tidak terpancing isu-isu yang belum diketahui kebenarannya dan justru membuat masyarakat terpecah-belah.

“Jangan sampai kita jadikan agama untuk memecah belah. Memilih berdasarkan kesamaan agama itu boleh saja, tapi kalau menuduh orang lain kafir, agama kita terancam, saya kira itu tidak bagus,” pungkasnya (Mn/M2)

Comments

comments