Lobar Jadi Pusat Study Tiru Pemkab Luwu Utara Sulsel

0
115

Lombok Barat, MetroNTB.com – Sebanyak enam puluh orang rombongan asal Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan pagi tadi (1/8) diterima Staff Ahli Bupati Bidang Umum dan Kesra H Mahyudin di Aula Jayangrane.

Rombongan yang tergabung dalam Diklat Kepemimpinan tingkat IV angkatan CCXVIII ini sengaja memilih Kabupaten Lombok Barat sebagai sasaran study tiru nya.

“Dipilihnya Lombok Barat berdasarkan diskusi panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para peserta mampu mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan sejumlah instansi di Pemkab Lombok Barat yang memilki sejumlah best practice  dalam proyek perubahan yang akan disusun oleh para peserta diklat,” kata Asisten Bidang Administrasi Umum Kab Luwu Utara, Kasrun selaku ketua rombongan.

Kasrun menambahkan, kunjungan juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara Pemkab Luwu Utara dengan Pemkab Lobar sekaligus seabagi sarana  saling tukar informasi untuk peningkatan ASN.

Dalam kegiatan study tiru ini, peserta dibagi dalam tiga kelompok yang akan menyebar di berbagai instansi di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan.

Sementara itu, Staff Ahli H. Mahyudin dalam penerimaannya mengatakan Kabupaten Lobar menjadi pilihan yang tepat untuk kegiatan study tiru.

Alasannya, Lombok Barat merupakan daerah  yang meiliki potensi utama di sektor partanian, perkebunan, petenakan dan pariwisata.

Mahyudin memaparkan, di bidang pertanian Lobar merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Sedangkan di bidang  perkebunan  terdapat pengembangan usaha perkebunan MADURA (manggis, durian dan rambutan).

Selain itu di bidang perikanan terdapat usaha perikanan  laut dan  budi daya kolam darat karper dan lele yang ditujukan sebagai penujang kuliner untuk wisatawan.

Bukan itu saja, di bidang peternakan sebagai bumi sejuta sapi, saat ini terdapat kurang lebih 85 ribu pengembangan sapi selain itik dan ayam.

Kemudian di bidang pariwisata, keberadaan letak geografis Pulau Lombok yang berada di segitiga emas di mana berada ditengah-tengah Pulau Bali, Pulau Komodo dan Tanah Toraja sangat menguntungkan perkembangan pariwisata Lombok.

“Silahkan sharing dan bertukar informasi dengan dinas terkait. Nikmati Diklatpim ini serta nikmati alam Lombok,” ujar Mahyudin.

Turut hadir mendampingi Mahyudin di antaranya Plt Kepala BKD  SDM, Sekretaris Dinas Pariwisata, Perwakilan RSUD Tripat, DPM PTSP dan instansi terkait lainnya.

Comments

comments