Lantik Ratusan PNS Pemkab Lobar, Fauzan : PNS Itu Bukan Akhir Karir

0
95
Foto : Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat melantik 143 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Lobar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Senin.(MetroNTB/Man)
Foto : Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat melantik 143 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Lobar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Senin.(MetroNTB/Man)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid melantik 143 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Lobar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Senin.

“Selamat kepada PNS yang baru dilantik, dan ini adalah titik awal perjalanan karir,” ucapnya saat melantik.

Menurutnya, menjadi PNS bukanlah akhir dari karir namun merupakan tahapan pertama untuk meraih karir-karir yang lebih tinggi.

‘Untuk meraih hal tersebut di antaranya dengan cara menjalani janji atau sumpah yang telah diikrarkan, menunjukan dedikasi, pengorbanan serta keikhlasan kepada masyarakat, daerah dan bangsa,” kata Fauzan.

Ia berharap agar semangat tinggi, do’a dan rajin yang selalu ditunjukan saat menjadi tenaga honor dulu, agar dibawa dan ditunjukan setelah menjadi PNS.

“Jangan setelah jadi PNS rajinya berkurang dan malah melempem !” tegas bupati.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, PNS formasi pegawai tidak tetap, Kementerian Kesehatan sebanyak 53 orang, 1 dokter 52 bidan.

PNS Formasi tenaga harian lepas, tenaga bantu penyuluhan pertanian, Kementrian Pertanian sejumlah 41 orang, PNS Formasi Guru garis depan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 46 orang, di tempetkan di sekolah terdepan, terluar, terjauh, di kecamatan sekotong, batulayar dan gunungsari, serta dari  IPDN sebanyak  3 orang, sehingga totalnya 143 PNS.

PNS yang dilantik berasal dari formasi pegawai tidak tetap Kementerian Kesehatan yang terdiri dari 1 orang dokter dan 52 bidan.

Selanjutnya PNS formasi tenaga harian lepas, tenaga bantu penyuluhan pertanian Kementerian Pertanian yang berjumlah 41 orang.

Kemudian 46 orang PNS formasi guru garis depan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditempetkan di sekolah terdepan, terluar, terjauh. Terakhir tiga orang IPDN.(MAN)

Comments

comments