Konsulat General Tiongkok Kunjungi UNU NTB

0
213

MATARAM, MetroNTB.com – Konsulate General Tiongkok, Gao Haodong beserta rombongan mengunjungi Universitas NU NTB, Senin (21/5/2018)

Ketua PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Agus Winektu hadir juga dalam rombongan Komjen Tiongkok ini.  Kunjungan ini dimaksudkan sebagai upaya penjajakan kerjasama dengan UNU NTB terkait dengan rencana pembukaan Program Studi Kebudayaan dan Bahasa Mandarin di UNU NTB.

Rektor UNU NTB, Baiq Mulianah, M. Pd. I mengatakan  bahwa UNU NTB menyambut baik kunjungan dan rencana kerjasama pendidikan dan kebudayaan dengan Tiongkok.

“UNU tentu senang dengan atensi dan perhatian Komjen Tiongkok di Denpasar dalam program  pengembangan SDM,” ungkapnya

Sebagai warga NU, Rektor UNU NTB merasa prihatin dengan sikap intoleransi yang masih ada dan berkembang saat ini.

“UNU akan menegakkan proses tasamuh atau toleransi. Jangan ada lagi ada prasangka -prasangka. Untuk harus di mulai dari saling mengenal yakni lewat saling mengenal kebudayaan dan adat istiadat agar tidak menimbulkan prasangka,” tegasnya

Sementara, Ketua PW NU NTB, TGH Taqiuddin Masyur menegaskan bahwa UNU akan terbuka kepada siapapun yang ingin memajukan dan mengembangkan budaya dan ilmu pengetahuan.

Sebagai organisasi besar NU akan tetap mengembangkan diri sebagai organisasi kemasyarakatan untuk kemaslahatan ummat.

“Sebagai Pengurus Wilayah NU NTB menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komjen Tiongkok dan rombongan,” ungkapnya

Dalam pidato sambutan konsulat Jendral Tiongkok di Denpasar, Gou Haodong mengatakan kunjungan ini ingin bersilaturahmi dan menjalin persaudaraan dengan segenap komponen NU dan UNU.

“Saya senang bisa ketemu dosen dan siswa di sini. Tapi sebelum ketemu disini sudah ketemu dan diskusi dengan Ketua PW NU NTB. Untuk menghilangkan prasangka itu kita harus saling mengenal. Indonesia merupakan ummat muslim yanh besar,” cetusnya

Dia juga menceritakan bahwa dirinya pernah berkunjung kenegara muslim Iran, Saudi, Qatar, Etiopia.

“Saya senang dengan suara azan dari masjid. Ini berarti pendidikan muslim di Indonesia. Saya sudah banyak bertugas dan berkunjung di negara negara muslim,” ucapnya yang diiringi tepuk tangan hadirin.

“Meskipun saya bukan muslim saya bisa merasakan bahwa ajaran Islam mengedepankan toleransi dan cinta Allah. Ajaran Alquran mengajarkan semua muslim itu saudara dan mencintai antar sesama,” imbuhnya

Komjen senang dengan informasi bahwa kehidupan kaum Tionghoa di NTB aman dan bisa beradaptasi dengan lingkungannya.

“Setiap tahun ada perayaan ImLek di NTB yang berjalan baik dan aman,” ujarnya

Terkait usulan Rektor UNU NTB tentang rencana pembukaan program studi kebudayaan dan bahasa Mandarin, pihak nya merasa senang dengan usulan tersebut.

“Kami akan diskusikan lebih lanjut utk kerjasama dengan UNU ini,” pungkasnya

Comments

comments