KemenPAN RB Berikan Award Kepada Pemprov NTB

0
63
Keterangan Foto : Menpan RB, Komjen Pol Syafruddin (empat dari kanan) Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah (lima dari kanan) dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Wilayah II, di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu 6 Februari 2019 (MetroNTB/Humas)

Jakarta, MetroNTB.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) memberikan Award atau penghargaan kepada Pemerintah Provinsi NTB dengan predikat B atau baik dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018

NTB dinilai mampu melakukan efisiensi penggunaan anggaran di luar belanja pegawai. Termasuk penggunaan aplikasi e-budgeting untuk penggunaan anggaran serta pelaporan dan pertanggungjawabannya.

Dokumen penghargaan diserahkan oleh Menpan RB, Komjen Pol Syafruddin kepada Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah didampingi Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim dan Kepala Biro Organisasi Yusron Hadi dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Wilayah II, di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (6/2/2019)

Pemerintah daerah yang berada dalam wilayah II ini meliputi provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Menpan RB,
Komjen Pol Syafruddin mengatakan, melalui implementasi SAKIP, paradigma kinerja pemerintah telah mengalami perubahan.

“Tidak lagi sekedar pelaksanaan program kegiatan yang dianggarkan, tetapi melakukan kegiatan dan program dengan cara yang paling efektif dan efisien,” ujarnya

Dikatakannya, penggunaan anggaran dapat dipastikan mendukung pencapaian tujuan pembangunan dalam skala prioritas. Penghematan terhadap penggunaan anggaran juga bisa ditekan melalui penghapusan program kegiatan yang tidak mendukung capaian atau sasaran kinerja yang telah ditetapkan.

“Oleh karena itu, orientasi kinerja saat ini mengalami perubahan besar, bekerja tidak hanya membuat laporan atau hanya sekedar untuk menyerap anggaran,” tandasnya (Red)

Comments

comments