IKA PMII Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Mataram

0
56
Foto : Narasumber saat menyampaikan materi pada pelatihan Kepemimpinan IKA PMII di Kota Mataram, Rabu, 31/10/18.
Foto : Narasumber saat menyampaikan materi pada pelatihan Kepemimpinan IKA PMII di Kota Mataram, Rabu, 31/10/18.

Dalam rangka meningkatkan kualitas kader secara utuh dalam bidang kepemimpinan. Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Nusa Tenggara Barat (IKA PMII NTB)  menggelar pelatihan dengan tema  “Kepemimpinan”.

ADS IRZANI

Pelatihan ini dihadiri oleh beberapa perwakilan alumni dan kader yang ada di Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Utara. Hotel Arum Jaya Mataram, (31/10/2018).

Pelatihan ini dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu indonesia raya dan lagu mars PMII, sambutan-sambutan dan ditutup dengan do,a.

Pada pelatihan ini di isi oleh tiga narasumber, diantaranya Dra.Hj.Wartiah,M.Pd, dari unsur tokoh maayarakat sekaligus alumni dari PMII, Lalu Aksar Ansori dari unsur tokoh masyarakat juga sekaligus alumni, Drs.H. Marinah Hardi yang juga sebagai tokoh masyarakat.

Pelatihan ini berjalan selama 6 jam yang dan terjadi diskusi panjang antara peserta dan narasumber.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni PMII Muhammad Akri mengatakan, pelatihan ini merupakan momen yang paling tepat untuk saling mengisi tentang kepemimpinan. Serta menjadi ajang bertemunya para alumni yang ada di Nusa Tenggara Barat.

“Pelatihan kepemimpinan ini sangat penting  untuk kita semua. Karena memimpin itu tidak hanya di pemerintahan seperti Gubernur, Bupati hingga dusun. Melainkan bagaimana kita memulai belajar memimpin itu dari lingkungan keluarga kita,”ungkap Moh. Akri selaku Ketua IKA PMII dari kegiatan Pelatihan tersebut.

“Oleh karena itu, mari kita mulai belajar banyak dari para narasumber di pelatihan ini. Agar kita bisa memahami dan mengerti banyak tentang kepemimpinan,”cetusnya.

Pelatihan ini dibuka oleh ibu Dra.Hj.Wartiah,M.Pd selaku Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus sebagai narasumber pada kegiatan pelatihan tersebut.

Dra.Hj.Wartiah,M.Pd mengakatan dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa, di organisasilah tempat semua orang belajar, maka jangan sampai sia-siakan kesempatan untuk terus belajar. Karena banyak hal yang bisa dipelajari dan dilakukan di organisasi untuk belajar.

“Memimpin itu harus juga disertai dengan jiwa yang tangguh dan pemberani. Karena dengan itu semua kita mampu menjadi orang besar dan berjiwa besar,”tegasnya.

Lalu Aksar Ansori menambahkan bahwa, semua alumni dan kader PMII harus punya jiwa pemimpin yang tegas dan istiqomah. Sehingga  seorang kader dan alumni itu punya prinsip yang kuat dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas organisasi yang di pimpinnya.

“Jadi pemimpin itu harus istiqomah dan punya prinsip. Sehingga semua alumni dan kader PMII dimana saja berada mampu menjadi pesaing bagi orang lain,”terangnya.

Mustain Nasrullah salah satu peserta pelatihan bertanya kepada narasumber bahwa. Bagaimana cara kita menjadi kader agar bisa memimpin sebuah organisasi dengan baik dan di segani oleh orang yang kita pimpin?

Dra.Hj.Wartiah menjawab pertanyaan dari salah satu peserta, Wartiah mengatakan, menjadi pemimpin yang di segani tentu harus di mulai dari siapa yang memimpinnya. Dengan dimulai dari diri orang itu sendiri.

“Harus dimulai dari diri kita masing-masing, kalau kita terbuka dan sampaikan apa yang menjadi ketentuannya, maka semua anggota yang kita pimpin pun akan menjadi segan kepada kita. Dan pasti akan mereka hormati pemimpinnya,”jawab Wartiah.

“Marilah kita mulai dari diri kita sendiri, hargai siapa saja yang menjadi bawahan kita. Agar kita bisa menjadi pemimpin yang disegani dan tentu harus punya tanggung jawab yang tinggi,”tutupnya.

Pelatihan ini kemudian diakhiri dengan foto bersama peserta dan narasumber. (Jack).

Comments

comments