HBK : Asal Tekun Dan Serius, Pertanian Itu Nggak Ribet-Ribet Amat Koq !!

0
41
Foto : Caleg Gerinda Dapil Pulau Lombok, H Bambang Kristiono (HBK) (MetroNTB/D2)

Mataram, MetroNTB.com – Membangun kembali kejayaan Pertanian Indonesia bukanlah hal mudah, tapi juga bukan hal yang terlalu sulit. Yang dibutuhkan hanyalah keseriusan, keberfihakan, dari pemerintahan pusat hingga di tingkat desa, dan juga ketekunan masyarakat untuk mendorong dan memberdayakan sektor ini.

“Asal tekun dan serius, (membangun) pertanian itu nggak ribet-ribet amat koq,” kata Caleg Gerinda Dapil Pulau Lombok, H Bambang Kristiono (HBK), Kamis ( 8/11)

ADS IRZANI

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini mengatakan, selain keseriusan pemerintah dan ketekunan masyarakat, mindset dan paradigma masyarakat tentang pertanian juga harus diubah.

“Sebab, pada saat ini sudah terjadi degradasi makna dalam sektor pertanian kita, dimana ketika orang membicarakan petani pasti langsung terlintas tentang kehidupan yang sulit, pra-sejahtera, dan kantong-kantong kemiskinan,” ujarnya

Menurutnya, petani dan nelayan, ditempatkan sebagai masyarakat dengan strata paling bawah.

Stigma ini kemudian meracuni pikiran generasi muda kita sekarang ini, sehingga tidak heran kalau lebih banyak para pemuda kita yang kemudian berpikir, lebih baik menganggur daripada menjadi seorang petani.

“Ini ironi, karena di negara-negara maju seperti di Belanda, orang-orang kaya itu justeru banyak lahir dari kalangan petani”, katanya.

“Kalau bangsa agraris ini, pemuda-pemudanya berpikiran seperti itu, khan parah namanya. Ini yang harus diubah, karena mindset dan paradigma ini sangat keliru”, tambahnya.

Kondisi ini, tambah HBK, sangat berbeda dengan pemahaman masyarakat yang ada di negara-negara maju dan negara-negara berkembang lainnya dalam memandang sektor pertanian.

“Banyak negara-negara berkembang yang luasan wilayahnya kecil, tapi pertaniannya sangat maju dan petaninya juga makmur serta sejahtera. Karena mereka berpositive-thinking, bahwa sektor ini memiliki multiplier efect yang luas biasa,” pungkasnya (**)

Comments

comments