Hadapi Revolusi Industri, TGB Tawarkan Konsep Spiritualitas Dan Optimisme

0
83

KOTA SERANG, MetroNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi mengungkapkan, spiritualitas dan optimisme merupakan modal dasar yang harus ada dalam diri setiap anak bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman, termasuk revolusi industri.

“Spiritualitas adalah karakter dari manusia nusantara,” ungkap Tuan Guru Bajang (TGB) saat menyampaikan kuliah umum dengan tema “Daya Saing Bangsa di Era Revolusi Industry 4.0, di Universitas Serang Raya, Kota Serang, Banten, Jumat lalu

TGB menjelaskan, spiritualitas ini sama dengan religiusitas, yang berarti dalam diri tiap-tiap manusia, terdapat kesadaran bahwa dirinya adalah mahluk Allah dan bahwa kekuatan utama dalam melaksanakan semua transformasi sosial adalah kekuatan dari allah SWT.

“Spiritualitas yang terbangun dan selalu terjaga ini, kemudian akan memunculkan rasa optimisme,” terangnya

Di hadapan seluruh civitas akademika Unsera Banten, Tuan Guru Bajang (TGB) memaparkan, kesadaran akan pentingnya spiritualitas dalam membangun sebuah peradaban telah ada pada diri para pendiri bangsa.

“Hal itu tercermin saat perumusan Pancasila, saat Ketuhanan Yang Maha Esa diletakkan dalam sila yang pertama,” tuturnya

Jika ingin membangun Indonesia kata TGB, maka harus dibangun dulu spiritualnya. Dengan keyakinan dan menyerahkan semuanya kepada yang Maha Kuasa,

“Saya yakin akan memunculkan sikap optimis bahwa kita mampu menghadapi kehidupan dan perubahan apapun itu,” tandasnya

TGB juga menjelaskan, di samping kedua unsur tersebut, hal lain yang harus disiapkan agar dapat survive pada era revolusi industri adalah kesiapan dan kemampuan membangun jejaring seluas-luasnya, termasuk upaya menciptakan tradisi kerja bersama.

Demikian juga kemampuan dalam memahami data, teknologi dan kemampuan membangun hubungan sosial yang baik, yang disebutnya sebagai literasi kolektif.

“Kalau kita punya literasi yang memadai maka kita akan paham terhadap apa yang terjadi di sekitar kita, termasuk paham akan perubahan sosial dan perkembangan ekonomi dunia,” jelasnya

Maka dari itu, demi menyongsong revolusi industri yang sudah ada di depan mata, kita sebagai anak bangsa, kata Gubernur, juga harus memiliki sikap-sikap baik seperti kedisiplinan, jujur, dan berintegritas.

Sikap-sikap dan karakter baik itulah yang diyakininya bisa menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berperan aktif dalam era ini.

”Jika kita punya ilmu yang banyak, kesiapan mental yang kuat, maka kita akan biSa bertahan dalam era revolusi indiustri ini,” pungkasnya

Comments

comments