GP Ansor NTB Sematkan Menteri Hingga Deputi Penindakan KPK Jadi Anggota Luar Biasa

0
113

LOMBOK TENGAH, MetroNTB.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTB memberikan keanggotaan luar biasa   kepada beberapa tokoh, diantaranya Menteri Pertanian RI diwakili Direktur Tanaman Pangan Ir H Jamil, PhD, Deputi Penindakan KPK RI, Irjen Pol Drs Firli, M. Si, Kapolda NTB di Wakili Wakapolda NTB, Kombes Pol Drs. Tajudin dan Kabinda NTB,Tarwo Kusnarno, M. Si

Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H Haerul Amri didampingi sejumlah Pengurus GP Ansor, Ketua GP Ansor NTB, Zamroni Aziz menyematkan dan memakaikan Jaket Kebesaran Ansor kepada tokoh tersebut.

Ketua GP Ansor NTB, Zamroni Aziz mengatakan, pemberian anggota luar biasa ini sebagai penghargaan kepada para tokoh tersebut karena sudah berbuat maksimal di bidangnya untuk bangsa, negara dan masyarakat.

“Bagi Ansor sudah selayaknya memberikan apresiasi sebagai anggota luar biasa di Harlah Ansor yang ke 84 ini,” ujarnya

Acara Launching penanaman jagung 100 ribu Ha berlangsung meriah. Tercatat ribuan Massa rakyat, kaum petani  dan jamaah NU memadati lokasi acara hingga usai. Tampak sejumlah tokoh dan tamu undangan penting hadir , termasuk Gubernur NTB , TGB.

Direktur Pengembangan Pertanian Kementan RI, Ir. H. Ali Jamil menegaskan, NTB berpotensi sebagai lokasi proyek nasional itu. Apalagi, ke depan, pemerintah berupaya tidak lagi menginpor jagung dari luar negeri, tetapi berencana melakukan ekspor ke sejumlah negara.

“Produksi jagung di NTB selain untuk menjaga stabilitas kebutuhan nasional, juga dicanangkan agar jumlah jagung impor nasional di Indonesia menurun,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, TGH. Zainul Majdi atau TGB dalam sambutannya mengatakan, pemerintah harus mengawal ketat program ini. Termasuk dengan membeli hasil tani berupa jagung dari para petani dengan harga yang pantas.

Dia menghitung, jika pemerintah berani membeli jagung petani dengan harga Rp. 3.100 per kilogram, sementara jumlah hasil jagung petani NTB mencapai 800.000 ton, maka hasil yang akan didapat tidak kurang dari Rp. 2,4 Triliyun.

“Jadi bapak dari Kementerian Pertanian, jangan merasa tugas bapak itu selesai sampai kasih bibit saja, dan selesai sampai penyuluhan saja, tapi dampingilah para petani kita,” tegas TGB.

Diakhir acara , Deputi penindakan KPK , Irjen Pol,  Firli mengatakan dirinya hadir di acara ini semata- mata karena kecintaannya kepada Ansor/NU. Dan datang dengan beaya sendiri tidak memakai fasilitas kantor.

Comments

comments