Gelar Sosialisasi Empat Pilar, Suhaimi : Nasionalisme Harus Tetap Dirawat

0
51
Foto : Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil NTB, H Lalu Suhaimi Ismy saat menghadiri acara silaturrahmi dan sosialisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan  Bhineka Tunggal Ika bersama SMA Darul Muhajirin Praya, Lombok Tengah, Kamis 19 Juli 2018 (MetroNTB/Umam)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil NTB, H Lalu Suhaimi Ismy menggelar silaturrahmi dan sosialisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan  Bhineka Tunggal Ika bersama SMA Darul Muhajirin Praya, Lombok Tengah, Kamis (19/7)

Dihadapan ratusan siswa dan siswi Lalu Suhaimi menegaskan bahwa rasa nasionalisme haruslah terus di pupuk dan dirawat selalu.

iklan RSUD NTB

“Salah satu caranya dengan mengajak dan memberikan contoh terhadap anak kita untuk berbuat baik antar sesama, belajar dengan giat dan bekerja keras dalam mengasah potensi yang dimiliki,” tegasnya

Ia mencontohkan seperti saat ini sedang Lombok NTB sedang menjadi perbincangan nasional melalui prestasi yang diraih salah satu atlet NTB yaitu Lalu Muhammad Zohri.

“Zohri, alhamdulillah memberikan pengaruh baik bagi generasi muda kita,” cetus Mantan Kakanwil Depag NTB

Coin For Lombok

Menurutnya, prestasi Lalu Zohri bisa menjadi contoh terhadap generasi muda bagaimana sebuah nasionalisme.

Dikatannya, Zohri walaupun dengan keadaan ekonomi yang tidak baik, tapi tidak menghalanginya berlatih dan mengembangkan bakatnya untuk nama Baik Indonesia dan tentunya NTB.

“Itu dapat kita lihat, bahwa yang dilakukan Zohri pertama setelah mengetahui dirinya menang adalah sujud syukur dan mencari (kesana kemari) bendera merah putih,” tandas Lalu Suhaimi

“Bisa kita pastikan dalam isi kepala Zohri saat itu adalah Merah Putih, untuk menunjukkan bahwa dia bangga sebagai bangsa Indonesia, bangga menjadi putra Indonesia, dan bangga mengharumkan nama negara Indonesia,” cetusnya

Ditambahkannya, Pancasila sebagai ground norm negara ini haruslah terpatri dalam setiap tindak tanduk setiap anak bangsa. Hal sederhana yang dilakukan pun harus mencerminkannya kecintaan kepada bangsa Indonesia.

“Misalnya, jika meraih kemenangan dalam pertandingan langsung sujud syukur, ini sudah mencerminkan kita berketuhanan atau sila pertama dengan baik,” ujarnya

Ia mengatakan, dirinya selalu mengingatkan dimana saja, untuk tetap berhati-hati terhadap bahaya laten komunisme atau PKI. Apalagi, akan pemilihan umum tahun depan.

“Pilihlah yang jelas. Jelas mencintai Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, sehingga pilihan kita benar-benar bisa menjadi lidah rakyat untuk kemajuan Bangsa Indonesia,” pungkasnya

Comments

comments