Fauzan Resmikan Jembatan ‘Idola’ Lembah Sempage

0
62

LOMBOK BARAT, MetroNTB.com –
Bupati Lombok Barat (Lobar) H.Fauzan Khalid meresmikan jembatan desa Lembah Sempage, Senin (5/2)

Masyarakat Desa Lembah Sempage kini bisa bergembira hati karena jembatan yang sudah lama dinantikan itu telah selesai pembangunannya dan diresmikan.
Jembatan ini sendiri merupakan Jembatan Usaha Tani.

Karman Ad

Disebut demikian karena merupakan akses masyarakat satu-satunya yang menghubungkan kampung Pesorongan Jukung dengan wilayah hutan dan pertanian.

“Jembatan ini memang lama di nantikan masyarakat sebagai akses jalan untuk mengakut hasil kebun bukan kayu,” kata Kepala Desa Lembah Sempage, Turmuzi.

Turmuzi menjelaskan, jembatan tersebut dibiayai dari APBDes senilai Rp 161 juta dan dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Pemprov 300×600

“Tidak hanya itu, di tahun 2019 mendatang, saya kembali merencanakan pembangunan  jembatan baru. Jembatan baru tersebut rencananya akan menjadi menopang jembatan yang ada,” tandasnya

“Kita juga sekaligus akan perbaiki saluran tersier yang belum maksimal,” janjinya.

Sementara itu, Bupati H. Fauzan Khalid menyampaikan rasa banggaannya kepada Desa Lembah Sempage yang dapat membangun jembatan sebagai akses jalan menuju hutan dan pertanian.

“Jembatan ini bukti kebersamaan kita,” ujarnya.

Kegembiraan Bupati itu ditunjukkan dengan memberikan nama yang nyentrik bagi jembatan tersebut. Namanya jembatan idola.

“Saya namai jembatan ini dengan nama jembatan idola, karena sudah lama jembatan ini diidolakan oleh masyarakat,” kata Fauzan

Orang nomor satu di Lobar itu mengingatkan kepada seluruh desa agar mendesain dan lebih kreatif dalam membangun desanya.

“Lebih-lebih yang memiliki potensi seperti pariwisata. Silahkan kepala desa desain desanya menjadi desa wisata,” imbuhnya

Dijelaskannya, karena yang sudah masuk di Kementerian PDT ada tiga desa yaitu Sesaot, Buwun Sejati dan Pakuan.

“Insya allah dana dari Kementerian nilainya besar untuk jalan wisata dan kelompok masyarakat yang mendukung desa wisata itu,” pungkasnya.

Comments

comments