EXTRA HOT IKLAN

LOMBOK TIMUR, MetroNTB.com – Keseriusan calon Gubernur dalam membangun pariwisata dibuktikan dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang nantinya siap untuk menjadi guide tour yang memiliki keahlian bahasa internasional.

Ali Bin Dachlan mengatakan bahwa bahasa identik dengan identitas suatu Negara, bahkan bahasa merupakan bukti utama dari keberagaman suatu bangsa termasuk bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional.

“Belajar bahasa Inggris dalam rangka agar masyarakat mengetahui salah satu bahasa internasional yang nantinya bisa menyeimbangi wisatawan mancanegara yang datang ke Nusa Tenggara Barat. Namun, budaya dan bahasa Sasak tidak boleh dilupakan karena itu adalah identitas masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ucapnya, Senin

Diakuinya, pariwisata memang sedang naik daun melalui pariwisata akan membawa nama Indonesia dikenal di seluruh dunia.

PREMIUM

Dengan kehadiran program ini maka bisa menguatkan kebudayaan Indonesia yang ada di Nusa Tenggara Barat, bahkan kegiatan ini bisa ditingkatkan lebih banyak sehingga kesiapan Sumber Daya Manusia akan semakin siap menghadapi kehadiran wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Barat.

“Bahasa Inggris bisa saja digunakan akan tetapi jangan pernah melupakan keaslian Indonesia secara keseluruhan,” ungkapnya

Dalam mempersiapkan SDM berbasis guide tour, maka secara perlahan bahasa Inggris dimasukkan ke dalam lingkungan sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Wajar saja jika hal ini menjadi yang utama wajib dipelajari. Sebagai seorang Bupati, Ali Bin Dachlan telah menganjurkan kepada sekolah-sekolah tersebut untuk menambah pelajaran bahasa Inggris. Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas kewenangannya ada pada provinsi.

“Bahasa Inggris sudah mulai dipelajari oleh para murid-murid sejak kelas tiga. Dari pendidikan sejak dini, maka generasi muda akan mampu menyerap dengan mudah bahasa internasional, termasuk bahasa Inggris,” katanya

Sementara itu, Kepala Desa Tete Batu Akhmad Ajidi menambahkan bahwa program ini merupakan bagian pertama yang nantinya semua masyarakat yang mengikuti program tersebut akan mampu menyebarluaskan ke seluruh pelosok di Desa Tete Batu.

PREMIUM

“Di Desa Tete Batu terdapat 40 RT, semua yang mengikuti program ini berjumlah 150 orang. Dari 150 orang tersebut, maka akan disebarkan ke seluruh wilayah di Desa Tete Batu,” cetusnya

“Melalui cara inilah, maka dengan mudah serta dengan cepat menyerap ilmu pendidikan bahasa internasional kepada masyarakat. Ketika, masyarakat sudah ahli berbahasa internasional maka itu artinya Sumber Daya Manusia di Lombok Timur sudah siap memasuki dunia pariwisata berbasis guide tour,” tambahnya.

Tak itu saja, Akhmad Ajidi juga mengatakan selain bahasa Inggris terdapat bahasa internasional lainnya yang akan dipelajari oleh masyarakat Desa Tete. Bahasa tersebut adalah bahasa Arab.

“Kami melihat potensi wisata Islami di wilayah kami sangat kuat, wisata ini dipadu dengan wisata alam sehingga menjadi dua kekuatan besar dalam mengembangkan pariwisata di Lombok Timur khususnya di Desa Tete Batu,” ujarnya

Adapun destinasi wisata yang kami miliki diantaranya wisata alam berupa air terjun sebanyak 14 spot lokasi, belum lagi wisata terasering. Wisata ini berupa tumpukan sawah yang sangat indah dilihat, kemudian ada lagi ecotourism. Destinasi wisata seperti inilah yang disukai oleh wisatawan Eropa maupun Timur Tengah,” paparnya.

Kemudian dari Komite English for Tourism Program Ilham Halid merasa bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wadah yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk menambah kemampuan bagaimana cara meng-guide wisatawan yang datang ke Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya Lombok Timur sehingga pergerakan perekonomian di masyarakat akan bertumbuh lebih pesat.

“Melalui program ini bisa memberikan pesan yang baik dalam mengembangkan pariwisata. Kehadiran program ini bisa menelurkan bakat generasi muda dalam memajukan pariwisata, terlebih Sumber Daya Manusia di Nusa Tenggara Barat masih minim,” urainya.

Terakhir, Direktur Lembaga Pembagunan dan Pariwisata Sosial NTB Yogi Birul Walid Sugandi mengaku dengan kehadiran pariwisata di Nusa Tenggara Barat yang terus menggeliat membuat derasnya wisatawan mancanegara datang guna menikmati wisata di NTB.

#

“Cara ini menjadi langkah yang tepat dalam membawa wisatawan mancanegara lebih ramah, sehingga informasi yang diberikan kepada wisatawan bisa tepat sasaran. Ketika, wisatawan merasa nyaman maka wisatawan akan kembali lagi guna menikmati pariwisatanya,” tukasnya.

Comments

comments