“Bugis Village Spirit” KSNW Lombok Gelar FGD

0
131
Suasana FGD yang digelar oleh KSNW di aula Kantor Kelurahan Bintaro Ampenan Kota Mataram (MetroNTB/Ist)

MATARAM, MetroNTB.com –
KSNW Lombok kembali menggelar Focus Group Disscuion (FGD) bersama pemerintah dan warga nelayan kampung Bugis Kelurahan Bintara Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, bertempat di Kantor Kelurahan Bintaro, kemarin

Kegiatan FGD mengangkat tema “Bugis Village Spririt” mendiskusikan tentang Empowerment Social, Economic Engineering dan Sustainable Environment Future Value.

iklan RSUD NTB

Hadiri dalam kegiatan tersebut, Camat Ampenan Zarkasi, Ketua KNSW Lombok R. Pramiga Aditya Sekertaris KNSW Lombok Viken Madrid, Bendum Ririk S Aman Wabendum Weny Harianti, M.Pdi, Wakil Sekertaris M. Shalihin, Babinsa Ampenan, I Wayan Karyawan, Tokoh Pendidikan Kampung Nelayan Bugis, Amanah, Tokoh Pemuda Suliyan, aktivis Lingkungan H Hasan Bafadal, Bhabinkamtibmas Kelurahan, Bintaro Dedy Rizaldi, Tokoh Agama, Munawar Idris

Ketua KNSW Lombok R. Pramiga Aditya mengungkapkan bahwa FGD ini dilaksanakan bertujuan untuk menggali permasalahan sistem nelayan kampung Bugis yang terkait dengan kerentanan (Vulnerability livelihood), tingkat kelentingan sistem penghidupan (Resilience livelihood).

“Semoga kegiatan ini di harapkan bisa membantu nelayan untuk menentukan pola strategi sistem penghidupannya kedepan,” ungkapnya

Coin For Lombok

Ia menguraikan bahwa kampung nelayan wisata Bugis di Kelurahan
Bintaro Ampenan ini merupakan kampung yang sangat potensial.

“Saya tertarik dengan potensi kampung ini, saat saya pertama kali datang ke Lombok,” ucapnya

Menurutnya, Kampung Bugis ini merupakan kampung yang terisolir, padahal potensi dari kampung ini luar biasa.

“Diskusi ini merupakan langkah kita untuk mendesain kampung Bugis ini menjadi kampung nelayan wisata,” kata Aditya

Pada kesempatan yang sama, Lurah Bintaro, Lalu Issugiono menuturkan bahwa perjuangan ini memang butuh tekad dan kebersamaan.

“Untuk itu, saya meminta seluruh masyarakat untuk berpartisipasi guna menciptakan peluang kesejahteraan di kampung ini,” pintanya

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak-bapak, dan kami meminta kepada seluruh masyarakat bintaro khususnya kampung nelayan bugis untuk bekerja sama,” ujarnya

Selain itu, FGD yang di hadiri oleh Kepala lingkungan beserta beberapa RT 1 RT 2, Joko RT 3, Saleh Bafadal, RT 4, Syafiudin dan RT 5, Mahsin
ini memiliki harapan yang sama.

Kepala Lingkungan Bugis Suherman juga metuturkan kendala-kendala yang terjadi di dalam masyarakatnya terutama masalah partisipasi masyarakat.

“Jujur saja, masyarakat kami masih banyak yang awam, yang sarjana saja belum ada” tuturnya

Dikatanya, untuk membangun kesadaran bersama sangatlah sulit.

“Begitu juga dengan harapan tokoh-tokoh yang hadir memberikan masukan intinya kita harus berubah dan sama-sama berjuang kata mereka,” kata Suherman

Untuk itu, FGD yang di selenggarakan secara interaktif ini menghasilkan komitmen bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan kampung ini menjadi kampung juara.

“Dengan FGD kita akan mendesign kampung nelayan bugis menjadi kampung yang memiliki konsep strategi pengelolaan sistem penghirupan menuju yang lebih baik,” pungkasnya (Mn/Ar)

Comments

comments