BP3TKI Mataram Berikan Pelatihan Kepada Purna Pekerja Migran Indonesia

0
127

MATARAM, MetroNTB.com – BP3TKI Mataram melalui Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan menggelar Bimtek pemberdayaan bagi purna
Pekerja Migran Indonesia
(PMI) dan keluarga PMI di wilayah Lombok, di desa Bilebante Lombok Tengah, Senin (5/2)

Sebanyak 25 orang peserta yang terdiri dari purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarga mendapat pembekalan dari BP3TKI Mataram, Disnaker Kabupaten Lombok Tengah, Dinas UMKM, Disperindag, Pusat Pelatihan Mandiri sebagai mitra industri serta BNI.

Materi yang diberikan mengenai edukasi keuangan, pengenalan perbankan, hingga bagaimana cara membuat, mengurus ijin dan pemasaran produk.

Adapun pelatihan wirausaha yang diberikan kepada para peserta adalah pengolahan makanan berupa kerupuk nasi dan ubi ungu.

Kepala BP3TKI Mataram, Joko Purwanto menjelaskan bahwa tujuan diadakan Bimtek Pemberdayaan ini untuk mewujudkan “PMI Emas” yang merupakan akronim dari ekonomi PMI dan keluarga meningkat.

“Mandiri tanpa perlu bekerja ke luar negeri dan aman dalam bekerja dan berusaha serta Sejahtera bersama keluarga,” ujar Joko

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Tengah H. Masrun menerangkan, Lombok Tengah merupakan daerah di Provinsi NTB yang dikembangkan mejadi daerah destinasi wisata di Indonesia.

“Salah satunya adalah Desa Bilebante. Di mana kegiatan yang ramai dilakukan pada tiap minggu karena adanya Pasar Pancing yang menjadi tujuan wisata baik turis lokal maupun mancanegara.

“Perputaran uang yang cukup besar merupakan kesempatan baik bagi PMI Purna dan keluarga untuk ikut andil dalam kegiatan perekonomian di desa tersebut,” tuturnya

Menurutnya, melihat potensi daerah tersebut maka kegiatan ini menjadi sangat relevan sesuai dengan tujuan diadakannya pemberdayaan ini.

“Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan sehingga warga tidak perlu meninggalkan keluarga untuk bekerja keluar negeri,” cetusnya

Dengan mendapat materi pelatihan yang lengkap dan didampingi oleh Pusat Pelatihan Mandiri sebagai mitra industri, Masrun mengharapkan peserta bisa berkembang menjadi pelaku usaha yang bukan hanya bisa menghasilkan produk olahan makanan tapi mengerti bagaimana mebuat kemasan yang menarik.

Serta menjaga kualitas kesehatan dari produk olahanya serta mampu memasarkannya sehingga produk tersebut memilki nilai ekonomis yang lebih tinggi.

“Kami harapkan hasil usaha para peserta kelak bisa menjadi oleh-oleh khas dari desa Bilebante yang dikenal oleh wisatawan,” harapnya

Comments

comments