BI Resmikan Rumah Jamur Di Ponpes Haramain

0
102

LOMBOK BARAT, MetroNTB.com –
Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Ponpes Nurul Haramain, Narmada Lombok Barat meresmikan pembangunan sarana budidaya rumah jamur, Sabtu (27/1)

Adapun sarana yang dibangun terdiri dari ruang inkubasi, ruang pembuahan, serta sarana prasarana pembuatan baglog jamur.

iklan RSUD NTB

Peresmian tersebut dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, Anggota Komisi XI DPR RI, Wilgo Zainar, Kepala BI Provinsi NTB, Achris Sarwani, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Haramain, TGH. Hasanain Juaini, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Ummah, TGH. Saifuddin Zuhri Taufiq serta pejabat Bank Indonesia lainnya.

Deputi Gubenur BI, Sugeng mengungkapkan bahwa peran pondok pesantren sangat penting dan strategis untuk mendorong ekonomi syariah.

“Sehingga, melalui Program Sosial Bank Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi yaitu pemberdayaan ekonomi pondok pesantren,” ungkapnya

Coin For Lombok

Sugeng mengatakan, kerjasama Bank Indonesia dengan Pondok Pesantren Nurul Haramain dalam budidaya jamur telah diinisiasi sejak tahun 2017.

“Kerjasama tersebut didasari oleh potensi dari pasar jamur di NTB yang masih sangat besar, serta banyaknya variasi produk yang dapat dihasilkan dari produk olahan jamur,” katanya

Kata dia, saat ini rumah inkubasi jamur telah terisi oleh lebih dari 2.500 baglog jamur, dengan kapasitas produksi mencapai 10-25 kg per hari.

“Hasil produksi jamur kemudian dapat diolah dan dijual ke pasar maupun dikonsumsi oleh internal pondok, sehingga mampu mendukung kemandirian ekonomi pesantren,” ujar Sugeng

Sementara, Anggota Komisi XI DPR RI, Wilgo Zainar berharap Ponpes Nurul Haramain dapat menjadi percontohan pondok pesantren yang dapat go internasional dan memberdayakan ekonomi ummat.

“Dengan besarnya potensi ekonomi NTB, dan didukung oleh nilai-nilai religi yang kuat di masyarakat, pesantren diharapkan mampu mengkombinasikan kedual hal tersebut guna mengentaskan kemiskinan serta mendorong kualitas SDM,” harapnya

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Ponoes Nurul Haramain, TGH. Hasanain Juaini selaku menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan Bank Indonesia, dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren.

“Bantuan yang diberikan Bank Indonesia merupakan sebuah wujud implementasi dalam mengembangkan ekonomi syariah di NTB.

Ke depan, pondok pesantren di NTB akan menyatukan langkah untuk mendorong pariwista halal dari berbagai aspek, seperti transportasi, makanan, minuman, dan pemandu wisata.

“Kerjasama dengan Bank Indonesia dalam hal ini diharapkan dapat terus berlanjut,” tandasnya

Bank Indonesia juga memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Hidayatul Ummah NW. Bantuan berupa pembangunan sarana MCK serta perbaikan infrastruktur sekolah.

Bantuan yang diberikan sebagai wujud nyata Bank Indonesai dalam mengembangkan SDM melalui pendidikan.

Sebagaimana diketahui, Pondok Pesantren Hidayatul Ummah NW memiliki fokus pada meningkatkan kualitas SDM, salah satunya dengan mencetak Hafiz penghafal Al-Quran.

Bank Indonesia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat terawat dengan baik, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Comments

comments