BBPOM Mataram Minta Masyarakat Waspada Terhadap Iklan Obat Tradisional, Suplemen dan Kosmetik

0
129
Foto : Kepala BBPOM Mataram, I Nengah Suarningsih bersama peserta Monitoring dan Evaluasi Pengawasan Iklan obat tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika pada media penyiaran lokal (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Pengawasan Iklan obat tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika pada media penyiaran lokal, Kamis (15/11)

Kepala BBPOM Mataram, I Nengah Suarningsih mengakui bahwa berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh pihaknya masih ditemukan promosi iklan obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetika yang dianggap secarah berlebihan ditengah masyarakat.

“Promosi iklan secara berlebihan tersebut, disebabkan masyarakat masih belun memiliki pengetahuan terkait dengan produk tersebut. Maka, kami minta waspada dan hati-hati,” pintanya

Menurutnya, dengan kurangnya pengetahuan masyarakat, pelaku usaha melakukan promosi jangan berlebihan dalam melakukan promosi.

“Iklan tersebut kadang memberikan suatu info melebihi batas-batas rasional sehingga banyak masyarakat yang belum sadar bahwa itu menyesatkan,” tuturnya

“Apakah info dalam label produk itu sudah memberikan info yang obyektif dan tidak hanya semata mata berdasarkan iklan,” cetusnya Nengah

Ia menegaskan, monitoring dan evaluasi pengawasan iklan terhadap obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetika ini bertujuan untuk melindungi masyarakat terhadap informasih iklan yang tidak obyektif.

“Kegiatan ini semata mata untuk pembinaan, kami ingin meluruskan bahwa iklan itu memang harus obyektif,” tegasnya

Foto : Kepala BBPOM Mataram, I Nengah Suarningsih bersama Kepada Dinas Kominfotik NTB Tri Budiprayetno (MetroNTB/Man)

Sementara itu, Kepada Dinas Kominfotik NTB Tri Budiprayetno mengatakan bahwa yakin terhadap media bagaimana  iklan yang semestinya untuk dimuat.

,” tolong masyarakat dibantu agar bagaimana produk produk yang diiklankan tersebut benar benar obyektif dan  membantu masyarakat,”terangnya.

Turut hadir menjadi narasumber, Kasie Pengawasan Promosi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan BPOM RI Ari Novianti Nugroho Basuki SP, Kasie Pengawasan Informasi Kosmetik BPOM RI, Dra Yurita Amarya Sariwating, Apt. M. KM, Ketua KPID NTB Yusron Saudi, ST., M.Pd
dan diikuti oleh para pelaku usaha, klinik kecantikan serta para wartawan baik TV, media cetak, Radio dan media online. (Mn/Mn)

Comments

comments