Aparat Dinilai Belum Serius Tangani Peredaran Narkoba Di NTB

0
64
Keterangan Foto : Koordinator Pelatihan Kader Inti Anti Narkoba wilayah NTB tahun 2017, Syamsul Hadi (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Koordinator Pelatihan Kader Inti Anti Narkoba wilayah NTB tahun 2017, Syamsul Hadi menyayangkan maraknya peredaran bandar narkoba dan lemahnya penegakan hukum.

“Kami telah menyiapkan 200 kader inti di setiap Kabupaten/Kota dengan rincian 40 per Kabupaten/Kota yang telah dilatih selama tiga hari di Lombok Raya tahun 2017 lalu,” ujarnya, Selasa

Tak berhenti disitu, lanjutnya kader inti anti narkoba yang 40 per Kabupaten/Kota tersebut kembali merekrut 1000 per Kabupaten/Kota.

“Artinya kami telah memiliki 5000 kader yang telah dilatih dan dibina oleh kader inti tersebut. Yang 5000 itu kemudian di tugaskan kembali ke tempat nya masing-maisng untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba,” terang Syamsul

“Namun sayangnya. Aparat belum serius menangani itu semua, terbukti dengan mudahnya kabur tahanan pengedar narkoba beberapa Minggu lalu,” sambungnya

Menurutnya, bila pengedaran saja mudah keluar masuk di daerah, maka otomatis penyalahguna pun akan semakin tinggi karena mudah mengakses barang terlarang itu.

“Siapa yang tidak tahu dampak negatif Narkotika yang sangat membahayakan  bagi pengguna khusus para generasi yang menyalahgunakan atau mengkonsumsi narkoba,” tandasnya

Oleh karena itu, Mantan Ketua IPNU NTB 2015-2018 itu meminta aparat kepolisian tegas menindak gerbong pengedar serat mengatasi maraknya penyalahguna narkoba.

“Saya meminta IPNU NTB 2018-2019 agar tetap mengawa pelajar dan santri dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya (Mn/M2)

Comments

comments