Achris Sarwani Resmi Jabat Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB

0
97

MATARAM, MetroNTB.com – Kepala Perwakilan BI NTB secara resmi di jabat oleh Achris Sarwani menggantikan Prijono yang pindah tugas ke Kalimantan Barat. Serah terima jabatan tersebut disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng di Aula Serbaguna BI NTB, Jum’at (26/1)

Turut hadir dalam sertijab tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Rosyadi H. Sayuti, Anggota Komisi XI DPR RI, H. Wilgo Zainar, Bupati KLU, H. Najmul Ahyar, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pimpinan SKPD NTB serta Pimpinan instansi vertikal Provinsi NTB.

Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Rosyadi H. Sayuti mewakili Gubernur NTB mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Prijono atas segala dedikasi yang telah diberikan selama mengemban amanah sebagai Kepala BI NTB.

Iklan Karman

“Pemda menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian yang diraih, mulai dari menjaga laju inflasi serta mendorong pengembangan UMKM di sektor rill,” ujarnya

Sekda berharao, ke depan, dengan kepemimpinan yang baru oleh Achris Sarwani, segala pencapaian yang telah diraih selama ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Burhanudin Lebaran

“Hal tersebut tentunya didukung dengan penguatan sinergi antara Bank Indonesia dengan seluruh pemangku kepentingan guna mencapai tujuan bersama, untuk mendorong perekonomian NTB yang lebih baik,” harapnya

Sementara, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng mengatakan estafet kepemimpinan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB merupakan momen yang penting dan strategis.

“Hal tersebut juga bertujuan untuk mendukung pencapaian visi Bank Indonesia tahun 2024 yaitu menjadi Bank Sentral yang kredibel dan terbaik di regional, melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta pencapaian inflasi yang rendah dan nilai tukar yang stabil,” ungkapnya

Menurutnya, Bank Indonesia senantiasa berupaya untuk terus memperkuat peran kantor perwakilan di daerah, sehingga dapat mengikuti dinamika perkembangan, tantangan, dan potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

Iklan Wartiah PPP

“Perbaikan ekonomi global dan nasional dapat mendukung peningkatan perekonomian NTB ke depan,” kata Sugeng

Dijelaskannya, ekonomi Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan membaik dengan pertumbuhan sebesar 5,1% (yoy), didukung dengan inflasi yang terus menurun dengan capaian inflasi 2017 sebesar 3,61% (yoy).

“Provinsi NTB, Bank Indonesia Provinsi NTB memiliki banyak potensi untuk dioptimalkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi kedepan,” terangnya

Salah satu potensi tersebut, lanjutnya, terlihat dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, berbagai penghargaan yang diperoleh NTB dalam bidang pariwisata seperti Best Halal Tourism Destination dan Best Halal Honeymoon Destination akan menjadi momentum yang positif guna mendorong pariwisata daerah.

“Peran Bank Indonesia ke depan akan terus diperkuat dalam berbagai aspek,” tandasnya

Sugeng menambahkan, adapun aspek-aspek tersebut antara lain sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, pemenuhan kebutuhan uang layak edar di masyarakat.

“Serta penguatan fungsi sistem pembayaran dalam hal penyaluran bantuan sosial non-tunai serta penertiban kepada penyelenggara KUPVA dan transfer dana ilegal,” katanya menambahkan

Comments

comments