Milad ke V Ponpes Al-Bukhari, Doakan Keselamatan Korban Bencana Alam

0
Pondok Pesantren Al-Bukhari semayan Praya Lombok Tengah menggelar Milad ke V. Dalam milad tersebut jama'ah dan masyarakat mendo'akan keselamatan korban bencana banjir dan gempa di Indonesia, Sabtu
Foto : Pondok Pesantren Al-Bukhari semayan Praya Lombok Tengah menggelar Milad ke V. Dalam milad tersebut jama'ah dan masyarakat mendo'akan keselamatan korban bencana banjir dan gempa di Indonesia, Sabtu (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pondok Pesantren Al-Bukhari semayan Praya Lombok Tengah menggelar Milad ke V. Dalam milad tersebut jama’ah dan masyarakat mendo’akan keselamatan korban bencana banjir dan gempa di Indonesia, Sabtu

Hadir dalam acara milad tersebut seluruh pengasuh Ponpes, Kabag Kesra Muhammad Ridwan, Kasi Poskestren H Izzudin, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh jamaah.

Pimpinan Ponpes sekaligus ketua Ponpes TGH Hariyanto Abu Abdul Aziz menceritakan perjalanan Ponpes yang telah berkembang menjadi Ponpes yang mengkolaborasikan antara beberapa disiplin ilmu baik Al-Qur”an, kitab kuning dan bahasa sehingga pengetahuan santri menjadi lengkap,  dan mampu mengutus santrinya ke sejumlah kompetisi tingkat daerah dan nasional.

“Kami utus santri untuk seleksi beasiswa luar negeri, kami memohon dukungan kepada semua jemaah supaya santri yang ikut bisa lolos,” ujarnya


“Selain itu, kita juga diminta mengirimkan delegasi untuk lomba pidato tiga bahasa tingkat provinsi di kabupaten Lombok Timur,” sambungnya

Untuk menunjang semua kemampuan santri dalam keikutsertaanya pada  lomba-lomba tahfiz dan pidato tiga bahasa Ponpes Al-Bukhari menerapkan sistem hafalan dengan wajib menyetor hafalan baru minimal dari setengah lembar, satu lembar sampai empat lembar.

“Kami wajibkan setoran setiap hari dari setengah hingga empat lembar hafalan dan setoran murajaah wajib, setengah hingga satu juz, sekali duduk,” tutur tuan guru Hariyanto

Sementara untuk sistem penguasaan bahasa dibiasakan berbicara dengan bahasa asing (arab dan inggris) lisan maupun tulisan, supaya mereka memiliki kemampuan bahasa seperti santri-santri di Timur Tengah pada umumnya, dan dalam proses seleksi beasiswa luar negeri nantinya bisa mereka raih

“Pembiasan bahasa asing dalam setiap kegiatan santri nenjadi upaya penguasaan bahasa yang kuat di ponpes tersebut” ungkap tuan guru  Hariyanto

Dalam agenda haul tersebut, tuan guru Harianto mengajak semua jelamaah wali santri dan semua santri berdoa kepada Allah SWT, supaya bencana yang menimpa Indonesia terutama NTB, NTT,  dan gempa Jawa Timur segera usai.

Ia juga mengajak para korban untuk selalu bersabar atas cobaan yang menimpanya, karena Allah akan memberikan mereka rahmat dan keberkahan dan segera keluar dari kesulitan yang mereka hadapi.

“Kami ajak korban bencana di Indonesia terutama NTB, NTT dan korban gempa Jawa Timur supaya selalu berdoa hingga semua kesusahan dan kesulitan mereka di angkat oleh Allah SWT,” imbuhnya

Kabag Kesra Pemda Loteng Lalu Ridwan Makrif memberikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada ponpes Al-Bukhari, karena sudah mampu menyumbang prestasi kepada pemda Lombok Tengah melalui santrinya.

“Ke depan kami juga menunggu perkembangan dari pondok ini untuk bersama-sama di pemerintah membangun pondok pesantren demi kemajuan kita bersama. Kami berharap pembangunan ponpes terus berlanjut sehingga menghasilkan santri-santri yang handal dan kompetitif,” harapnya (red)

Comments

comments