Tuntut Transparasi APBdes, Pemuda Pagutan Kepong Kantor Desa

0
Menuntut transparansi anggaran desa, Puluhan pemuda desa Pagutan yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Desa (FPPD) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor desa Pagutan, Rabu 7 April 2021
Foto : Menuntut transparansi anggaran desa, Puluhan pemuda desa Pagutan yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Desa (FPPD) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor desa Pagutan, Rabu 7 April 2021 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Menuntut transparansi anggaran desa, Puluhan pemuda desa Pagutan yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Desa (FPPD) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor desa Pagutan, Rabu 7 April 2021.

Ketua FPPD Sofian Ansori mengungkapkan para pemuda menggelar aksi untuk menagih janji Kepala Desa terkait pembangunan SDM dan transparansi anggaran.

“Kami menuntut transparansi anggaran dan menunutut Pemdes untuk meningkatkan SDM melalui pelatihan,” ungkapnya

Dalam aksi kali ini, pihaknya menyampaikan beberapa point tuntutan masa aksi saat ini yang diduga tidak pernah terealisasikan oleh pemerintah desa Pagutan.

”Kami menuntut transparansi APBDes. Pemdes juga harus melibatkan pemuda dalam pengawasan dana desa, insentif RT yang kami duga tidak pernah diberikan dan pembangunan Posyandu di dusun Sangkewati,” tutur Sofian

Korlap aksi Arif Rahman Hakim menegaskan bahwa masyarakat desa Pagutan berhak meminta dan memiliki berkas anggaran desa dan mempublikasikannya.

“Kami menduga pemerintah desa terkesan menyembunyikan data yang kami tuntut. Semua masyarakat desa Pagutan menuntut kemakmuran dan kesejahtraan hidup. Kami juga belum pernah menikmati janji politik Kepala desa,” tegasnya

Sementara, Kepala desa Pagutan Subandi yang menemui masa aksi memberikan apresiasi kepada FPPD yang telah menyampaikan aspirasinya.

“Saya apresiasi dan mengucapkan terimakasih telah mengingatkan saya. Mari kita sama-sama membangun desa Pagutan ini,” ajaknya

Pihaknya mengakui bahwa sudah bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami sudah bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemasangan plang ABPDes sudah kami lakukan sebagai bentuk transparansi anggaran,” tukasnya

Subandi menjelaskan terkait dengan insentif RT sudah diberikan tapi tidak berupa uang. pembangunan posyandu juga sudah dilaksanakan.

“Insentif RT sudah kita berikan tapi  berupa barang. Insyaallah selanjutnya akan kembali kita berikan bersama dengan guru ngaji dan anak yatim di desa Pagutan. Gedung posyandu juga sudah di bangun dengan anggaran 41 jt,” bebernya

Subandi juga mengajak pemuda untuk bersama-sama membangun desa pagutan supaya mempunyai SDM yang tinggi.

“Saya sangat mensupport pemuda untuk bersama-sama membangun desa dan kami dari pemerintah desa siap menjadi garda terdepan untuk mendukung pemuda,” kata Subandi menambahkan (Zan)

Comments

comments