Terkait Mterial RTG, Warga Tuding Kades Pagutan Kongkalikong dengan Pokmas

0
Warga desa Pagutan, Batukliang Lombok Tengah mengeluhkan rumah tahan gempa (RTG) yang dibangun oleh Pokmas. Pasalnya, diduga adanya markup harga material bangunan yang dilakukan UD tempat pengambilan material
Foto : Warga desa Pagutan, Batukliang Lombok Tengah mengeluhkan rumah tahan gempa (RTG) yang dibangun oleh Pokmas. Pasalnya, diduga adanya markup harga material bangunan yang dilakukan UD tempat pengambilan material (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Warga Pagutan Ayik menuding Kepala Kades Pagutan Batukliang melakukan kongkalikong dengan Pokmas dan oknum UD tempat Pokmas membeli material RTG.

“Kami menduga ada kongkalikong antara Kepala Desa bersama Pokmas dan UD karena kami tidak pernah diajak rapat untuk menentukan UD dan penentuan harga,” keluhnya saat dikonfirmasi MetroNTB.com

Ayik mengungkapkan, tidak hanya harga kayu dan spandek saja yang mengalami kenaikan harga, tetapi barang material lainnya juga mengalami kenaikan harga.

“Tidak hanya kayu dan spandek saja akan tetapi cat merk Aries 5 Kg yang harga ecerannya sekitar Rp 75.000 menjadi Rp 140.000 per kalengnya. Warga pernah meminta untuk menurunkan harga tapi tidak mau,” cetusnya

Selain itu, pihaknya merasa ada yang kejanggalan kualitas barang tidak sesuai dengan harga. “Kami bahkan sempat mendapat ancaman dari Ketua Pokmas bahwa akan dicoret dari daptar penerima RTG karena memprotes persoalan ini,” ungkapnya

Dengan dugaan markup harga ini maka kecil kemungkinan rumah warga bisa selesai dikerjakan. “Tidak mungkin rumah kami bisa selesai dikerjakan karena barang yang kami dapatkan sedikit dengan harga yang mahal. Intinya semua bahan RTG mengalami kenaikan harga,” kata Ayik menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments