Insentif Nakes Loteng Enam Bulan Terancam Hangus

0
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Loteng Muzakkir Langkir mengakui bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyebutkan anggaran untuk pembayaran insentif Nakes tidak ada
Foto : Tampak depan RSUD Lombok Tengah (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) hingga saat ini belum membayar insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) sejak bulan Juli hingga Desember 2020.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Loteng Muzakkir Langkir mengakui bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyebutkan anggaran untuk pembayaran insentif Nakes tidak ada.

“Saya tidak bisa memberikan solusi terkait ini, karena kita juga meminta untuk dibayar. Yang bisa memberikan solusi adalah pemerintah,” kata Langkir saat dikonfirmasi MetroNTB, Selasa 1 Maret 2021.

Dikatakan, apa yang sudah dikerjakan oleh para tenaga kesehatan itu yang diminta harus dibayar sesuai dengan lelahnya mereka. Tapi Pemda menjawab belum ada anggaran.

“Insentif Nakes memang belum dibayar sejak bulan Juli 2020 kemarin. Besarannya mencapai Rp. 700 juta perbulan untuk Nakes Rumah Sakit dan Rp.500 juta untuk Nakes Dikes,” tutur Langkir

Pihaknya tidak berani memberikan solusi karena bukan sebagai pemegang uang. “Saya sedang minta anggaran untuk di bayarkan ke para Nakes,”

Menurutnya, insentif para Nakes ini seharusnya segera dibayarkan. Persyaratan sudah diserahkan semua kepada pemerintah.

“Persayaratan sudah kami serahkan semua akan tetapi jawabannya sama dengan apa yang disampaikan pada saat wawancara kemarin bahwa belum ada uang,” kata Langkir menambahkan (Zan)

Comments

comments