Wagub Minta BPD dan Pemdes Sinergi Bangun Desa

0
Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Ahad 28 Februari 2021 (MetroNTB/Ist)
Foto : Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Ahad 28 Februari 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes).

Menurutnya, faktor utama yang membuat pembangunan desa berjalan sukses adalah sinergi, komunikasi dan saling support antara Pemdes dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Sebab, BPD memiliki posisi yang strategis untuk merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa-desa di NTB. Termasuk keterlibatan BPD dalam menyekapati berbagai rancangan peraturan desa,” ujar Rohmi saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Minggu 28 Februari 2021.

“Kalau sinergi BPD dan pemerintah desa semakin kuat, saya bisa bayangkan betapa hebatnya pembangunan desa-desa di Provinsi NTB yang kita cintai,” katanya

Rohmi menjelaskan Pemerinrah Provinsi NTB memiliki program unggulan berbasis desa. Artinya program-program itu sangat bertumpu pada sinergi semua elemen desa untuk ikut mensukseskannya, seperti program revitalisasi posyandu, zero waste atau mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat serta penyediaan bank sampah di setiap desa.

“Untuk mewujudkan program-program itu tentu didukung dengan kesadaran semua masyarakat, pemerintah desa dan BPD untuk membawa desa yang lebih maju lagi,” tandasnya

Sementara itu, Ketua Umum PABPDSI, Fery Hardianysah mengungkapkan, pada tahun 2009 persatuan anggota BPD seluruh Inodnesia resmi dibentuk. Pembentukan ini dihajatkan untuk membangun sinergi bersama antara BPD dan Pemdes dalam mewujudkan pembangunan desa yang terintegritas.

“BPD merupakan elemen penting dalam mewujudkan good goverment desa,” katanya (*)

Comments

comments