Nakes di Loteng Belum Terima Insentif Selama Enam Bulan

0
Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Lombok Tengah belum dibayar selama enam (6) bulan
Foto : Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Kabupaten Lombok Tengah Yuda Permana (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Lombok Tengah belum dibayar selama enam (6) bulan.

“Nakes hanya bisa menunggu insentif yang belum dibayarkan. Insentif belum dibayar mulai dari bulan Juli-Desember 2020,” ujar Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Kabupaten Lombok Tengah Yuda Permana saat dikonfirmasi MetroNTB.com, Minggu 28 Februari 2020

Ia menjelaskan, insentif yang belum dibayar mulai dari dokter spesialis, dokter umum dan perawat. Belum lagi Naker yang berada di Puskesmas, dokter, surveilans juga nasibnya sama.

“Ratusan juta lebih anggaran insentif Nakes dari bulan Juli-Desember 2020 belum dibayarkan,” terang Yuda

Nakes di RSUD Praya kalau dihitung-hitung selain dari Nakes spesialis dan umum masih ada lagi petugas laboratorium, petugas kesehatan lingkungan, petugas CS, kemudian petugas laundry, sterilisasi dan sebagainya yang kalau dikalkulasikan setiap bulannya mencapai Rp. 700 juta.

“Misalkan dokter spesialis itu maksimal bisa mendapatkan Rp.15 juta, dokter umum maksimal Rp.10 juta kemudian Nakes perawat bidan Rp. 7,5 juta dan Nakes lain itu Rp. 5 juta. Kalau dikalkulasikan semua rata-rata dari di RSUD mencapai Rp. 700 juta,” tutur Yuda

Pihaknya berharap, hal ini bisa menjadi atensi pemerintah kepada Nakes. Mereka sudah bekerja dan sudah berusaha sebaik mungkin walapun hasilnya belum 100 persen sempurna.

“Kami berharap ini dianggap sebagai hutang kepada kami, karena kami sudah bekerja walaupun pekerjaan kami tidak 100% sempurna tapi kami sudah berusaha untuk bekerja dengan baik. Semoga saja insentif Nakes yang belum dibayar ini tidak terhitung hangus,” kata Yuda menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments