PLN ULP  Praya Bantah Pasang PJU Ilegal

0
Manager PLN ULP Praya Samrun Haji menegaskan terkait dengan dugaan Dinas Perhubungan Lombok Tengah (Dishub Loteng) tentang adanya pemasangan PJU ilegal yang dilakukan oleh PLN itu tidak benar
Foto : Manager PLN ULP Praya Samrun Haji menegaskan terkait dengan dugaan Dinas Perhubungan Lombok Tengah (Dishub Loteng) tentang adanya pemasangan PJU ilegal yang dilakukan oleh PLN itu tidak benar (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya membantah pihaknya telah memasang Penerang Jalan Umum (PJU) illegal di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Manager PLN ULP Praya Samrun Haji  menegaskan  terkait dengan dugaan Dinas Perhubungan Lombok Tengah (Dishub Loteng) tentang adanya pemasangan PJU ilegal yang dilakukan oleh PLN itu tidak benar.

“Kami dari PLN hanya menyiapkan energi listrik dan memasang KWh meter sebagai alat ukur dan MCB sebagai pembatas daya atas permohonan dari Pemda. Sedangkan pemasangan instalasi PJU dilakukan oleh pihak Pemda atau Dinas Perkim atau Dinas yang di tunjuk oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi MetroNTB.com, Kamis 16 Februari 2021.

Samrin menjelaskan PJU ilegal ini dipasang oleh warga atau masyarakat desa yang melakukan pemasangan dengan anggapan sudah melakukan kewajiban membayar tagihan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 10% dari tagihan listrik yang dibayarkan setiap bulan.

“Dengan kata lain pelanggan menuntut hak menikmati lampu penerangan jalan untuk menerangi jalan-jalan yang ada di desa yang menurut mereka sangat perlu dan bermanfaat untuk keamanan di desa,” terangnya

Hal yang perlu dilakukan oleh dinas terkait adalah melakukan sosialisasi ke desa-desa tentang peraturan PJU yang sudah ditentukan Pemerintah Daerah, sehingga masyarakat tidak sembarangan melakukan pemasangan lampu PJU

“Pihak Dinas perlu mensosialisasikan ke desa terkait dengan aturan-aturan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah,” pinta Samrun (Zan/Mn)

Comments

comments