Kepedulian Masyarakat NTB Terhadap Sampah Mulai Tumbuh

0
Kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan dan penanganan sampah di Provinsi NTB sudah mulai tumbuh. Hal itu dibuktikan dengan makin meningkatnya pengaduan masyarakat tentang sampah
Foto : Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyebutkan dengan semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap sampah menjadi awal yang baik untuk menyukseskan program NTB bebas sampah (MetroNTB/Dis)

Mataram, MetroNTB.com – Kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan dan penanganan sampah di Provinsi NTB sudah mulai tumbuh. Hal itu dibuktikan dengan makin meningkatnya pengaduan masyarakat tentang sampah.

Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyebutkan dengan semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap sampah menjadi awal yang baik untuk menyukseskan program NTB bebas sampah.

“Sebagaimana dimaklumi bahwa mengelola sampah membutuhkan kesadaran dan kemauan kuat bersama disamping juga membutuhkan waktu yang panjang,” ujar Rohmi pada saat mereview aplikasi “Lestari” di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa 9 Februari 2021.

Menurutnya, mengubah orang untuk memikirkan sampah pun butuh effort, sehingga jika banyak orang yang berbicara mengenai sampah berarti masyarakat sadar akan manfaat dari sampah tersebut.

“Kepedulian masyarakat ini menjadi lecutan bagi Pemerintah untuk terus menyukseskan  program Zero Waste,” kata Rohmi

Dikatakan, agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dan peduli dalam pengelolaan sampah, maka dibangunlah aplikasi “Lestari” yang memudahkan masyarakat untuk dapat mengkases berbagai informasi seputar pengelolaan sampah di NTB.

“Adanya aplikasi ini agar dapat menjangkau ke ujung tanpa selat sehingga masyarakat  maupun bang sampah dapat dengan mudah mengaksesnya,” tutur Rohmi

Untuk itu, Rohmi menegaskan agar etalase pengelolaan sampah di Kabupaten/Kota juga mulai diperhatikan, seperti halnya jalanan, destinasi wisata, tempat ibadah dan lain sebagainya.

“Awalnya bisa dimulai dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sudah harus memperhatikan etalase seperti halnya ketika para tamu datang dari bandara menuju Kota Mataram melihat jalanan bersih dan asri,” tegasnya

 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)Provinsi NTB, Madani Mukarom menuturkan bahwa tujuan dibentuk aplikasi “Lestari “ sesuai dengan mandat Perda Nomor 5 Tahun 2019 yaitu Kepentingan untuk disosialikan kepada publik dan Perkembangan Teknologi Informasi yang diperlukan menjadi salah satu penyambung ke masyarakat.

“Tujuannya untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang komprehensif dan untuk penyampaian seluruh program NTB Zero Waste, adanya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam tata Kelola sampah,” terangnya

“Aplikasi “Lestari” dapat diakses oleh masyarakat melalui applikasi PlayStore atau dapat mengakses website lestari.ntbpro.go.id. Berbagai fitur tesedia yakni NTB Zero Waste, Panduan, Lokasi, Agenda, Data Sampah, Sarpras dan Pengaduan,” kata Madani menambahkan (*)

Comments

comments