Di Tengah Pandemi Cocvid-19, NTB Dorong Pengembangan Desa Wisata Utamakan Prokes

0
- Pandemi Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak begitu saja menghentikan pengembangan program-program unggulan yang telah ditetapkan. Seperti program unggulan 99 Desa Wisata, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pengembangannya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya
Foto : Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah saat meresmikan penataan fasilitas destinasi dan kelembagaan desa wisata di Desa Sugian Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Senin 1 Februari 2021 (MetroNTB/Dis)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Pandemi Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak begitu saja menghentikan pengembangan program-program unggulan yang telah ditetapkan. Seperti program unggulan 99 Desa Wisata, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pengembangannya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah meresmikan penataan fasilitas destinasi dan kelembagaan desa wisata di Desa Sugian Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Senin 1 Februari 2021.

Menurutnya, setiap desa yang telah ditetapkan menjadi desa wisata harus mulai berbenah, menata dan mengelola setiap potensi wisata di desanya.

“Desa Sugian memiliki keindahan alam yang luar biasa, dipenuhi oleh 17 spesies pohon mangrove. Dengan potensi yang luar biasa itu, Pemprov NTB memberikan beberapa sentuhan terhadap desa tersebut hingga keindahan alamnya dapat dinikmati oleh wisatawan yang akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Rohmi.

Dihadapan Kepala Desa bersama perangkat desa setempat, Rohmi berpesan agar penataan dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah harus dipelihara dengan baik.

Tak lupa juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar wisatawan nyaman berada di desa tersebut.

Rohmi dalam setiap kegiatannya bersama masyarakat, di Desa Sugian ini juga ia tetap berpesan agar masyarakat selalu disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Seperti disiplin menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yang benar, sebagai upaya bersama kita untuk menekan angka penularan Covid-19 sehingga kita bisa hidup secara sehat, produktif dan aman,” kata Rohmi menambahkan

Dalam peresmian desa wisata tersebut Wagub didampingi Asisten I, Asisten II Setda Prov NTB, Kepala Diskominfotik, Kepala Dispar, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kesehatan dan pejabat dari Pemkab Lombok Timur (*/Dis)

Comments

comments