DPMPD Dukcapil NTB Minta Satgas Covid-19 Desa Diaktifkan Kembali

0
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, H Ashari
Foto : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, H Ashari (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) meminta 995 desa yang ada di NTB kembali mengaktifkan Satgas Covid-19 Desa.

“Sesuai dengan kesepakatan antara Pemprov NTB dengan Pemda Kabupaten/Kota dalam rapat penanganan Covid-19, akhir pekan lalu,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, H Ashari

Ashari mengatakan menindaklanjuti kesepakatan tersebut, pihaknya akan bersurat ke Kabupaten/Kota.

“Kita akan bersurat lagi. Tinggal kita perkuat surat yang dulu. Kita tambah narasinya terkait melonjaknya kasus. Kepala Desa mengaktifkan tim Covid-19 di masing-masing desa,” tuturnya

Ashari menerangkan pengaktifan Satgas Covid-19 Desa bertujuan untuk menekan kasus Covid-19, seperti yang dilakukan 2020 lalu.

“Setiap warga yang baru datang dari luar daerah atau luar negeri, maka wajib melakukan karantina,” tandasnya

Ashari juga mengatakan, Satgas Covid-19 Desa juga punya tugas tambahan untuk mendata masyarakat miskin yang menerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

“Seluruh desa di NTB sudah membentuk Satgas Covid-19. Tinggal sekarang diaktifkan lagi untuk mencegah dan menekan lonjakan kasus Covid-19,” kata Ashari menambahkan (*)

Comments

comments