Tuntut Jalan Tanak Awu-Pengembur Diperbaiki, PUPR Loteng : Sudah Diusulkan di DAK 2022

0
Puluhan masyarakat Pengembur dan Tumpak Kecamatan Pujut mengadu ke Kantor DPRD Kabuapten Lombok Tengah untuk melakukan hearing terkait perbaikan ruas jalan penghubung Tanak Awu-Pengembur dan Tumpak, kemarin 21 Januari 2021
Foto : Puluhan masyarakat Pengembur dan Tumpak Kecamatan Pujut mengadu ke Kantor DPRD Kabuapten Lombok Tengah untuk melakukan hearing terkait perbaikan ruas jalan penghubung Tanak Awu-Pengembur dan Tumpak, kemarin 21 Januari 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Puluhan masyarakat Pengembur dan Tumpak Kecamatan Pujut mengadu ke Kantor DPRD Kabuapten Lombok Tengah untuk melakukan hearing terkait perbaikan ruas jalan penghubung Tanak Awu-Pengembur dan Tumpak, kemarin 21 Januari 2021.

Menanggapi tuntutan masyarakat tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Tengah melalui Kepala Bidang Bina marga, Massadri menjelaskan untuk jalan Tanak Awu-Pengembur sudah diusulkan pada tahun 2020 lalu melalui dana DAK. Tetapi verfikasi data-data teknis yang diusulkan dari kabupaten di verifikasi dari pusat sehingga pusat yang menentukan ruas mana memasuki rangking.

“Sudah diusulkan dalam sepuluh besar tapi pusat yang menentukan rangking, mulai dari 1 sampai 10 yang menjadi prioritas. Tapi tergantung keuangan dari pusat juga dan kita tinggal kerjakan apa yang menjadi usulan kita yang di setujui oleh pusat,” terang Massadri

Dikatakan, jalan Tanak Awu – Pengembur ini masuk SK Kabupaten pada tahun 2012. SK itu setiap lima tahun ada usulan kembali dari jalan desa menjadi jalan kabupaten. Pihaknya memastikan untuk tahun 2021 ini anggaran tidak ada untuk pengerjaan ruas jalan Tanak Awu-Pengembur.

“Kita sudah usulkan kembali pada DAK tahun 2022 dan sekarang sedang proses verifikasi data terkait teknis dan kondisi jalan. Kita sudah kirim semua data-datanya. Tapi untuk tahun 2022 ini juga kita tidak berani berjanji akan dikerjakan atau tidak karena keputusannya ada di pusat,” katanya

Ia menambahkan, dinas sudah turun ke lapangan untuk melakukan cek kondisi. Rusaknya jalan ini akibat dum truk yang mengambil material di Pengembur untuk penimbunan jalur bypass BIL – Mandalika

“Pada tahun 2021 ini kurang lebih ada sebelas ruas jalan yang akan di kerjakan,” kata Massadri menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments