Kepala Desa Nyerot Terpilih Jadi Ketua FKD Loteng Hasil Musdalub

0
Forum Kepala Desa (FKD) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) bertempat di Longtun Waterpark Kopang, Rabu 20 Januari 2020. Dalam Musdalub tersebut, di hadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Kepala Badan Kesbangpoldagri, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, Camat Kopang dan Kapolsek Kopang.
Foto : Forum Kepala Desa (FKD) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) bertempat di Longtun Waterpark Kopang, Rabu 20 Januari 2020. Dalam Musdalub tersebut, di hadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Kepala Badan Kesbangpoldagri, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, Camat Kopang dan Kapolsek Kopang (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Forum Kepala Desa (FKD) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) bertempat di Longtun Waterpark Kopang, Rabu 20 Januari 2020

Dalam Musdalub tersebut, di hadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Kepala Badan Kesbangpoldagri, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, Camat Kopang dan Kapolsek Kopang.

Musdalub menghasilkan Kepala Desa Nyerot Sahim terpilih sebagai Ketua FKD untuk menahkodai FKD selanjutnya dengan perolehan suara 15 suara. Sementara pesaingnya Agus Kusumahadi Kepala Desa Selebung mendapat 9 suara, Kepala Desa Ungga Suasto Hadiputro Armin 8 suara, Kepala Desa Kopang Rembige Widianto 4 suara dan Kepala Desa Teduh Jumadil Awal 1 suara.

Ketua FKD Lombok Tengah terpilih Sahim dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kepercayaan rekan-rekan pengurus FKD Kecamatan yang telah memberikan amanah.

“Kepercayaan ini tidak akan berjalan mulus dan baik selama tiga tahun ke depan jika tanpa bantuan semua Kades se Lombok Tengah. Terutama rekan-rekan pengurus FKD kecamatan,” ungkapnya

“Maka dari itu, saya berharap juga agar rekan-rekan FKD Kecamatan kompak membantu dirinya dan melakukan konsolidasi rutin dengan semua anggotanya. Saya tidak berarti apa-apa tanpa bantuan rekan-rekan,” ujar Kades yang kali keduanya terpilih jadi Ketua FKD Loteng ini.

Dikatakan, agenda kedepan FKD itu cukup banyak. Salah satunya adalah bagaimana organisasi ini mampu menjembatani dan memperkuat pemahaman Kades terkait pengelolaan keuangan desa.

Terkait dengan itu, pihaknya ingin  bagaimana ke depan Kades bisa menjalin komunikasi dan pendampingan dengan Inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan.

“Untuk itu, mari kita bersatu lagi dan hindari perbedaan. Sekarang sudah tidak waktunya berdebat lagi soal perbedaan itu tapi memperbaiki bersama organisasi ini,” kata Sahim

Sementara, Kepala DPMD Lombok Tengah Jalaludin mengatakan, FKD ini menjadi mitra Dinas DPMD dalam menjembatani apa yang berkaitan dengan desa.

“Sama halnya dengan organisasi unsur pemerintahan desa lainnya Baik PPDI maupun Forum BPD,” katanya

Agenda Musdalub ini, tidak dipungkiri bahwa pihaknya banyak menerima telepon dari rekan-rekan Kades. Namun ia menjawab bahwa pihaknya di DPMD dan Pemkab secara umum tidak bisa terlalu masuk dan ikut campur.

“Saran saya, jaga kekompakan dan persatuan. Setelah Musdalub ini siapapun terpilih nanti tolong jangan ada perpecahan lagi apalagi sampai berkonflik. Supaya kedepannya kita fokus membangun desa yang maju dan mandiri,” tegas Jalal

Ditambahkan, salah satu fungsi dasar adanya FKD ini yakni fungsi sarana. FKD harus menjadi sarana fasilitasi, koordinasi, komunikasi dan advokasi bagi rekan-rekan Kades secara umum.

“Kemarin saya belum melihat kekompakan dari pengurus FKD ini. Kerja-kerja roda organisasi belum berjalan baik dan Semoga nanti di bawah ketua yang baru bisa ada perubahan,”kata Jalal menambahkan (Zan/Mn)

 

Comments

comments