Kontrak Habis, Pengerjaan Puskesmas Loteng Molor

0
Pejabat Sekda Lombok Tengah Idham Khalid menyebutkan bahwa pembangunan belum selesai 100 persen hingga saat ini. Sementara kontrak pengerjaannya sudah berakhir
Foto : Pejabat Sekda Lombok Tengah Idham Khalid menyebutkan bahwa pembangunan belum selesai 100 persen hingga saat ini. Sementara kontrak pengerjaannya sudah berakhir (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pengerjaan Puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini belum tuntas 100 persen.

Pejabat Sekda Lombok Tengah Idham Khalid menyebutkan bahwa pembangunan belum selesai 100 persen hingga saat ini. Sementara kontrak pengerjaannya sudah berakhir.

“Keterlambatan pembangunan Puskesmas di Lombok Tengah yang belum selesai ini tentu ada aturannya,” kata Idham

Ia menjelaskan di dalam aturannya pada tanggal 31 Desember pengerjaan Puskesmas seharusnya sudah selesai.

“Saya belum mendapatkan laporan dari Plt Kepala Dinas Kesehatan. Nanti saya tanyakan seperti apa terkait pembangunan puskesmas yang belum selesai itu,” tutur Idham

Terkait dengan keterlambatan penyelesaian pembangunan, lanjutnya ada klausul disitu, jika terlambat dari perjanjian kerja tentunya ada denda yang akan diberikan. Tapi harus dilihat dulu klausulnya.

“Terkait dengan PT yang terlambat menyelesaikan pekerjaan pembangunan Puskesmas ini tentu ada sanksinya. Kita harus lihat dulu klausulnya, dendanya pasti ada dan itu yang akan kita lakukan jika nanti terbukti,” tegas Idham

Pada tahun 2021 Bupati Lombok Tengah sudah memanggil seluruh PPK agar tender bisa dilakukan lebih awal.

“PPK sudah dipanggil semua dan PPK sudah siap. Untuk antisipasi keterlambatan makannya tender dini itu sangat penting,” tandasnya

Di sungguh soal pemutusan kontrak, Idham mengatakan dengan akan terjadi pemutusan kontrak pengerjaan dengan PT yang sekarang sedang mengerjakan pembangunan Puskesmas ini, pihaknya akan melakukan kajian

“Kita akan lihat dulu masalahnya. Kalau dari segi aturannya kontrak pengerjaan puskesmas ini bisa diputuskan. karena ada klausul yang mengatakan begitu, kalau tidak dapat mengerjakan sepenuhnya pasti akan diputuskan kontraknya,” terang Idham

Pihaknya sudah ada tambahan waktu 50 hari untuk mentuntaskan pengerjaan pembangunan Puskesmas ini.

“Sudah diberikan waktu tambahan selama 50 hari untuk mentuntaskan pekerjaan. Kalau tidak selesai maka akan dibayar sesuai dengan fisik yang sudah dikerjakan saat ini,” kata Idham menambahkan (*)

Comments

comments