Antisipasi Aliran Radikal, Kemenag Loteng akan Tingkatkan Pendidikan Keagamaan & Kebangsaan

0
Untuk mengantisipasi adanya aliran radikal di tengah masyarakat, Kantor Kementerian Agama (Kemeng) Kabupaten Lombok Tengah akan meningkatkan pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren maupun di Madrasah
Foto : Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah H  Zamroni Aziz (MetroNTB/Man)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Untuk mengantisipasi adanya aliran radikal di tengah masyarakat, Kantor Kementerian Agama (Kemeng) Kabupaten Lombok Tengah akan meningkatkan pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren maupun di Madrasah.

“Mulai dari pendidikan dasar. Pondasi pendidikan dasar mulai dari Raudatul Atfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk meningkatkan wawasan kebangsaan,” ungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah H  Zamroni Aziz, Selasa 5 Januari 2021

Menurutnya, pendidikan kebangsaan ini betul-betul akan dikembangkan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan keislaman untuk mencintai bangsa dan negara.

“Menjaga NKRI adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegas Ketua PW GP Ansor NTB ini

Terkait dengan adanya pondok pesantren yang diduga sebagai sarang ajaran radikal dan teroris. Zamroni menegaskan pendirian pondok pesantren ini tentu sekali memiliki proses dan tidak segampang itu.

“Kalau ada indikasi pondok pesantren yang mengajarkan hal liberal atau radikal dan sebagainya, saya yakin tidak ada izin dari pemerintah. Karena kami punya kriteria dan aturan dan kurikulum yang tidak melupakan nilai kebangsaan,” tegasnya

Ia memastiakn di Kabupaten Lombok Tengah sampai saat ini tidak ditemukan Pondok Pesantren yang mengajarkan hal radikal.

“Di Loteng sampai saat ini tidak ada pondok pesantren yang radikal. Pimpinan pondok pesantren yang ada baik dari NU, NW, Muhammadiyah dan lainnya merupakan tokoh-tokoh yang sangat menjaga nilai kebangsaan dan nasionalisme untuk menjaga negara Republik Indonesia,” kata Zamroni menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments