Senator NTB Ungkap Hasil Komunikasi dengan Kemenhub Soal Polemik Perubahan Nama Bandara

0
Foto : Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH. Ibnu Halil (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil NTB TGH Ibnu Halil mengungkapkan hasil komunikasi dengan Kepala Biro Hukum dan Dirjen Penerbangan udara terkait perubahan nama bandara Lombok International Airport (LIA).

“Supaya tidak saling menjelekkan di tengah masyarakat perlu saya sampaikan hasil komunikasi saya dengan Kepala Biro Hukum dan Dirjen Penerbangan udara. Beliau menyampaikan SK Menteri Perhubungan Nomor 1421 tahun 2018. Setelah SK ini dikeluarkan terdapat gejolak dari Pemkab Loteng dan masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub,” tuturnya

Ibnu Halil menegaskan pemerintah pusat tidak menginginkan ada gejolak maka terbitlah Permen Nomor 39 tahun 2019 yang salah satu isinya adalah.

“Jika ada pengusulan perubahan nama bandara, maka harus ada persetujuan dari Kepala Daerah, DPRD dan tokoh adat maupun tokoh masyarakat setempat dan penolakan itu sudah terjadi sejak dulu,” tuturnya

Adanya gejolak ditengah masyarakat dengan SK nomor 1421 tahun 2018. Sehingga yang menjadi acuan adalah tetap mengacu pada permen Nomor 39 tahun 2019

“Untuk lebih jelasnya, mari duduk bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemkab Loteng bersama Kemenhub untuk kita dengarkan secara langsung persoalan terkait perubahan nama bandara. Dan apapun keputusan dari Kemenhub kita bisa terima dengan baik,” tegas Ibnu Halil

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah sesama ummat.

“Mari kita jangan saling membenci dan memfitnah dan kita tingkatkan rasa ukhuwah islamiyah kita sebagai ummat muslim,” ajak Ibnu Halil (*)

Comments

comments