Universitas Bumigora Gelar Pameran Virtual Seni dan Desain Pertama di NTB

0
Foto : Wakil Rektor III Universitas Bumigora Mataram Yadi Mayadi bersama peserta pameran virtual seni dan desain pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung di taman budaya NTB 19-21 Des 2020 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Universitas Bumigora Mataram menggelar pameran virtual seni dan desain pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung di taman budaya NTB 19-21 Des 2020.

Acara dibuka oleh Gubernur NTB yang diwakili oleh asisten I Bidang Pemerintahan Dra Hj Baiq Eva Nurcahya Ningsih.

Wakil Rektor III Universitas Bumigora Mataram Yadi Mayadi mengatakan pameran virtual Seni dan desain diselenggarakan oleh Komunitas Kiwari Art Communiti Universitas Bumigora. Kegiatan mengangkat tema “Perspektif seni dan desain dalam dunia virtual.

“Peserta pameran berjumlah 89 yang terdiri dari mahasiswa prodi desain komunikasi visual (DKV) dan seniman luar kampus,” ujar Yadi kepada MetroNTB.com

Ia menjelaskan pameran ini merupakan pameran virtual seni dan desain yang pertama di NTB  di masa pandemi seperti sekarang.

Asisten I Bidang Pemerintahan Dra Hj Baiq Eva Nurcahya Ningsih saat menerima hasil karya seni pada acara pameran virtual seni dan desain pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung di taman budaya NTB 19-21 Des 2020.
Foto : Asisten I Bidang Pemerintahan Dra Hj Baiq Eva Nurcahya Ningsih saat menerima hasil karya seni pada acara pameran virtual seni dan desain pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung di taman budaya NTB 19-21 Des 2020.

“Kegiatan secara virtual merupakan pilihan tepat untuk mencegah penularan COVID-19,” tuturnya

Yadi berharap kegiatan ini juga bisa menghasilkan karya untuk mengembangkan kreativitas di bidang seni dan desain guna memajukan industri kreatif, pelestarian seni budaya dalam rangka mengembangkan pariwisata,” tutur Yadi

“Tetap berkesenian dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan. Jadi acara ini diharapkan dapat memotivasi para seniman dan desainer untuk terus berkarya mengembangkan bakat walaupun pada masa pandemic COVID-19,” kata Yadi menambahkan (*)

Comments

comments