Warga NTB Dihimbau Jangan Jadi TKI legal

0
Foto : Kepala UPT BP2MI Abri Danar Prabawa (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Unit Pelayanan Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Mataram menghimbau warga Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk bekerja ke keluar negeri atau menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara legal atau procedural, menurutnya masih banyak warga NTB yang bekerja secara illegal.

“Kami himbau kepada warga NTB yang ingin bekerja di luar negeri untuk berangkat bekerja secara prosedural. Karena ternyata masih banyak warga NTB kita yang berangkat kerja keluar negeri itu tanpa prosedur atau illegal,” ungkap Kepala UPT BP2MI Abri Danar Prabawa belum lama ini

Diungkapkan, angka Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri itu 90 persen bekerja dengan tidak prosedural atau illegal.

Danar mengakui data pemberangkatan PMI yang ilegal pihak BP2MI Mataram tidak diketahui secara pasti, tapi kalau melihat dari angka kepulangan pekerja yang ilegal yang sudah terdata sekitar sebesar 14.000 untuk tahun ini.

“Kabupaten yang masyarakatnya terbanyak dalam berangkat bekerja secara ilegal di NTB ini yaitu Lombok Timur. Sebagian besar berangkat karena kondisinya yang memaksanya untuk tetap beragkat. Kedepannya kita akan selalu memantau dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk bekerja dengan benar dan secara prosedural,” tuturnya

Ia menambahkan, untuk melakukan penanganan bagi pekerja migran ini harus bekerjasama dengan intansi terkait dan harus bekerjasama mulai dari pengawasan, pencegahan dan memberikan informasi kepada masyarakat

“Pencegahan sudah berjalan dengan berkoordinasi dengan penegak hukum untuk harapan kedepannya bisa lebih masif lagi,” kata Danar menambahkan (*)

Comments

comments