Patut Dicontoh ! Begini Cara UPT BP2MI Mataram Peringati Migran Days

0
Foto : Kepala UPT BP2MI Abri Danar Prabawa saat menyamput salah satu PMI asal NTB di Bandara International Lombok, Jum'at 18 Desember 2020 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Unit Pelayanan Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Mataram menggelar Peringatan Pekerja Migran International di Bandara International Lombok, Jum’at 18 Desember 2020

Acara Peringatan Hari Pekerja Migran International dirangkaikan dengan menyambut dan memberikan souvenir kepada pekerja migran yang pulang ke Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam agenda tersebut UPT BP2MI Mataram bekerjasama dengan BPJS, Angkasa Pura I, Pegadaian dan Bank Mandiri.

Kepala UPT BP2MI Abri Danar Prabawa mengungkapkan 18 Desember secara International memperingati Hari Pekerja Migran International (Migran Days). BP2MI ingin memberikan penghargaan kepada PMI dengan memberikan pelayanan Khusus bagi para PMI yang datang pada hari ini.

“Di hari yang spesial ini kami ingin menunjukkan kepada PMI yang sebagai pahlawan devisa dan kontribusinya sangat besar bahwa kami masih ada untuk PMI,” ungkapnya

Dikatakan, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa lindungilah pekerja migran Indonesia mulai dari ujung rambut sampai dengan ujung kakinya.

“Pekerja migran ini juga harus ditingkatkan pelayanannya dan perlindungannya. Karena PMI dan keluarganya harus hidup merdeka dan sejahtera,” kata Danar

Ia menyebutkan bahwa masih ada PMI yang berangkat dalam keadaan susah dan pulangnya juga dalam keadaan susah.

“Jangan sampai PMI kita berangkat keluar negeri tapi pada saat pulangnya malah tambah susah. Karena masih banyak PMI kita yang berangkat susah dan saat pulangnya juga susah,” tegas Danar

Dijelaskan, Provinsi NTB menempati urutan nomor empat terbanyak memberangkatkan pekerja migran Indonesia dan jelas kontribusinya sangat besar

“Kita sangat perlu untuk meningkatkan kualitas PMI kita karena PMI asal NTB masih low skil (skil lemah),” tuturnya

Lebih lanjut dijelaskan untuk meningkatkan kulaitas PMI di NTB, tentu BP2MI dalam hal ini tentu tidak bisa bekerja sendiri.

“Perlu adanya kerjasama yang baik dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat untuk memperbaiki kualitas PMI kita,” tandasnya

Pihaknya berharap, semoga kedepannya tingkat kualitas PMI asal NTB bisa lebih baik atau naik kelas. Karena sebagian besar PMI kita masih bekerja pada sektor perkebunan dan rumah tangga.

“Memang ada yang bekerja di sektor terampil tapi hanya sedikit saja jumlahnya,” akui Danar

Untuk remitansi Nasional mencapai 160 triliun dan 18 persennya itu berasal dari NTB. “NTB merupakan penyumbang remitansi yang cukup besar bagi negara,” ungkap Danar (*)

Comments

comments