Pasar Labulia akan Direnovasi 2021

0
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Widia Astuti mengatakan Pasar Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah mangkrak sempat menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah direncanakan akan direnovasi pada tahun 2020
Foto : Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Widia Astuti (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pasar Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah mangkrak sempat menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah direncanakan akan direnovasi pada tahun 2020.

“Insyaallah tahun 2021 ini akan segera direnovasi dan dioperasikan,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Widia Astuti, kemarin 16 Desember 2020

Pasar yang sudah lama mangkrak dari sekitar tahun 1965 hingga saat ini merupakan pasar yang berstatus kepemilikan Kabupaten, Widia mengatakan beberapa bulan yang lalu Dinas Perdagangan telah melakukan pembersihan di area pasar tersebut dan sudah menghubungi Kepala Desa setempat.

“Kita juga sudah menghubungi Kepala desa Labulia dan untuk saat ini kondisi pasar masih becek sehingga belum bisa ditempati para pedagang,” tutur Widia

Dikatakan, untuk tahun 2021 ini pihaknya mendapatkan dana pokir dari Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Lalu Erlan senilai Rp. 100 juta yang akan digunakan untuk merenovasi pasar yang sudah lama mangkrak ini.

“Di tahun 2021 kita akan lakukan renovasi pasar Labulia dengan dana pokir yang di berikan dari anggota DPRD tadi,” katanya

Pihaknya membeberkan bahwa anggaran untuk melakukan renovasi bangunan pasar yang mangkrak ini tidak ada dari APBD.

“Anggaran dari APBD untuk lakukan rehab pasar tidak ada, karena anggarannya sudah habis. Alhamdulillah bisa dapat Pokir dari anggota DPRD,” terangnya

Pasar akan bisa digunakan setelah dilakukan perbaikan. Kalau sekarang belum bisa karena kondisi masih tidak memadai.

“Sekarang belum bisa ditempati karena ada los dari bangunan yang masih bolong-bolong,” cetusnya

Lanjut Widia menerangkan, ada sekitaran ratusan pedagang yang akan menempati pasar ini, karena luasnya cukup untuk menampung ratusan pedagang

“Terkait target retribusi pasar Labulie belum bisa ditentukan karena belum jelas karena belum beroprasi,” tandasnya

Adapun besaran pajak pedagang lokal dengan pedagang yang berasal dari luar kabupaten Lombok Tengah sama

“Pajaknya sebesar sekitar Rp. 2000 untuk satu lokasi perhari sesuai dengan aturan yang berlaku. Target retiribusi dari pasar renteng untuk tahun 2021 sekitar 2 miliar,” ulasnya

“Kabupaten Lombok Tengah untuk sekarang ini memiliki dua pasar modern yaitu pasar Jelojok dan pasar Renteng dan itu dibawah pengelolaan UPT di bawah Dinas Perdagangan,” kata Widia menambahkan (*)

Comments

comments