SNNU Nilai Pemerintah Belum Optimal Perhatikan Nelayan

0
Foto : Ketua Umum  PP SNNU Witjaksono saat memberikan sambutan pada pembukaan Konggres pertama SSNU di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin 14 Desember 2020 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (PP SNNU) menilai pemerintah belum optimal memperhatikan nelayan. Meskipun mayoritas perekonomian negara bersumber dari laut.

“Kami menilai masih kurangnya keberpihakan pemerintah terhadap nelayan,” ungkap Ketua Umum PP SNNU Witjaksono saat memberikan sambutan pada pembukaan Konggres pertama SSNU di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin 14 Desember 2020.

Ia menyebutkan Indonesia ini kondisinya 70% adalah lautan dan 30% adalah daratan. Tetapi saat ini pihaknya menilai program-program dari pemerintah kurang menuju ke kemaritiman.

“Tujuannya adalah pendapatan secara fisik. Padahal mayoritas ekonomi negara itu ditopang dari laut,” kata Witjaksono

Ia berharap pengurus SNNU diisi oleh orang-orang profesional yang tidak mengedepankan kepentingan politik.

“Badan Otonom Provinsi ini harus diisi oleh orang-orang profesional, jangan sampai nanti pengurus pengurus wilayah dan pengurus cabang tidak mengerti soal laut hanya untuk kepentingan politik. Teman-teman harus fokus selama lima tahun ke depan harus mengerti soal laut harus, mengerti soal kemaritiman dan harus bisa menyelesaikan masalah lainnya,” kata Witjaksono (*)

Comments

comments